Ruas Jalan Lintas Timur Sumatera Terendam Dampak dari Banjir di Tanjabbar Jambi
📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 22:45 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Jambi - Banjir melanda Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi, hingga merendam ruas jalan lintas timur Sumatera dan rumah penduduk di sejumlah desa akibat curah hujan cukup tinggi.
Kepala BPBD Tanjabbar Zulfikri, di Tanjabbar, Sabtu, mengatakan data yang diperoleh pihaknya dari Kecamatan Tungkal Ulu selain jalan lintas timur Sumatera yang terdampak banjir juga ada lebih kurang 34 rumah warga dari tiga desa yang teredam banjir yang terjadi sejak Jumat (2/1) hingga hari ini.
Saat ini pihak BPBD dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan pihak terkait sedang mengantisipasi dan mengatur lalu lintas di jalan Lintas Timur tersebut.
“Laporan terakhir ada tiga desa yang terendam tetapi tidak semua kena banjir penuh, hari ini sudah mulai surut airnya di sejumlah desa,” kata Zulfikri.
Dia menyebutkan banjir di Desa Pematang Pauh akibat dari meluapnya air sungai di sekitar desa tersebut sehingga banjir menggenangi jalan Lintas Timur Sumatera.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data masuk ke BPBD Tanjabbar, banjir sudah sampai ke rumah warga yang terendam sebanyak 14 rumah meliputi di RT 02, RT 03, dan RT 05. Kantor Desa Pematang Pauh juga ikut terendam.
Zulfikri menjelaskan Desa Tanjung Tayas juga terdampak banjir ini akibat dari meluapnya air Sungai Bumbung. Jumlah rumah warga yang terdampak sebanyak 18 rumah.
"Meliputi tiga RT dan akses jalan dari luar lintas ke dusun sementara ini terhambat karena kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat lewat akibat banjir tersebut," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan di Desa Badang ada dua rumah yang terdampak yang berada di kebun dan kolam posisi air masih di bawah rumah. Akibat banjir ini kerugian terdampak sekitar 5 kolam rusak tenggelam dan bibit ikan ikut hanyut.
Sementara, di Kecamatan Muara Papalik Banjir terjadi di Desa Rantau Badak, Kemudi Kecamatan Batang Asam banjir melanda Desa Tanjung bojo dan Desa Dusun Kebun.
"Untuk data rumah terendam masih dalam proses pendataan," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Merlung AKP Agung Heru Wibowo turun langsung memimpin pengecekan bersama personel guna memastikan kondisi keamanan masyarakat dan akses jalan.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan sejak pukul 09.00 WIB, terdapat tiga lokasi utama yang mengalami kenaikan debit air cukup signifikan yaitu Jalan Lintas Tengah Tebo-Merlung (Desa Lubuk Terap) debit air naik hingga mencapai ±100 cm atau setinggi pinggang orang dewasa.
“Hal ini yang menghambat akses lalu lintas di jalur tersebut,” kata AKP Agung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!