Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Australia Sebut Pelaku Penembakan Massal di Pantai Bondi 'Bertindak Sendiri'

📅 Selasa, 30 Des 2025, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis

Kerumunan akan diawasi oleh pasukan polisi yang membawa senjata api canggih, kata Perdana Menteri negara bagian New South Wales, Chris Minns, pada hari Selasa.

"Itu adalah pesan yang jelas dan disengaja dari polisi bahwa keselamatan adalah prioritas utama," katanya kepada wartawan.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese telah mengumumkan penindakan terhadap kepemilikan senjata api dan ujaran kebencian setelah serangan tersebut, menjanjikan undang-undang yang lebih ketat dan hukuman yang lebih berat.

Ia telah mengumumkan skema pembelian kembali senjata api besar-besaran untuk "menyingkirkan senjata api dari jalanan kita".

Ini adalah pembelian kembali senjata api terbesar sejak tahun 1996, ketika Australia memperketat undang-undang senjata api setelah penembakan massal yang menewaskan 35 orang di Port Arthur.

Albanese juga telah memerintahkan peninjauan terhadap kepolisian dan dinas intelijen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.