Persija Jakarta Lawan Bhayangkara FC Tak Didampingi 'Coach' Souza, Kemana Dia?
Minggu, 28 Des 2025, 18:34 WIBJAKARTA - Asisten pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, menegaskan pihaknya telah menjalin banyak komunikasi dengan pelatih kepala Mauricio Souza, yang akan absen pada laga tunda BRI Super League melawan Bhayangkara FC, Senin (29/12).
câMasalah komunikasi dengan pelatih kepala (Souza) sudah kita jalin selama latihan dari setelah (lawan Semen) Padang untuk persiapan Bhayangkara. Secara rutin ada pertemuan tim pelatih dengan pelatih kepala, semua kita siapkan dengan tim pemain juga,â kata Ricky pada jumpa pers pra pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu.
âUntuk teknis besok kurang tahu ya, artinya entah dia di atas (tribun), dari mana, ya saya belum tahu pasti. Jadi intinya komunikasi kita siapin dari latihan saja. Untuk besoknya kita belum tahu. Artinya ya saya belum tahu pasti seperti apa bentuknya besok karena sesuai regulasi kan enggak boleh ada komunikasi dari atas atau bawah, itu ada regulasinya yang melarang itu,â lanjutnya.
Meski Souza sudah menerima tiga kartu kuning, absennya pelatih Brasil itu pada laga kontra Bhayangkara merupakan hukuman dari kartu kuning yang diterimanya pada laga melawan Persis dan Borneo. Hal itu sesuai peraturan BRI Super League 2025/2026, yang menyatakan pelatih atau ofisial yang mendapatkan dua kartu kuning dan kelipatan dua lainnya, harus absen pada pertandingan berikutnya.
Calon lawan Persija, Bhayangkara, saat ini menghuni posisi ke-10 di klasemen sementara Super League dengan 19 poin, atau tertinggal 10 poin dari Persija. Bhayangkara pun sedang berada di tren buruk dalam tiga laga terakhirnya, dengan dua kekalahan dan satu kali imbang.
Meski demikian, Ricky mengingatkan bahwa The Guardians tidak dapat dipandang remeh, apalagi mereka memiliki beberapa pemain yang pernah berseragam Persija.
âBahkan ya kita juga mencermati beberapa pemain yang memang asal dari Persija, seperti Frengky (Messa), seperti (Muhammad) Ferarri, ada Firza (Andika) juga. Jadi walaupun secara peringkat memang dia di 10 apa 11 saya kurang (tahu) sekarang posisinya, tetapi dia adalah tim yang berbahaya,â tutur Ricky.
âSemua tim yang menghadapi Bhayangkara itu kesulitan menghadapi Bhayangkara. Dan dia merupakan tim yang bobolnya paling sedikit di antara semua tim (kemasukan 11 gol), walaupun posisi di bawah. Sehingga itu merupakan catatan kami bahwa ini bukan tim sembarangan, ini bukan tim yang mudah dikalahkan,â pungkas dia. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Gelandang Persib Beckham Putra Tak Sabar Lawan Persija di SUGBK
-
Persija Jakarta Menjuarai EPA Super League U20
-
Persija Hadapi Persis di GBK, 1.200 Personel Aparat Gabungan Dikerahkan
-
Jadwal Super League Pekan ke-29: Laga Kandang PSIM Versus Persija Dipindah ke Bali dan Tanpa Penonton
-
Persija Jadi Klub Sepak Bola Pertama di Indonesia yang Gunakan Bus Listrik
-
Pelatih Persija Mauricio Kritik Para Pemainnya Kurang Kreativitas, Walau Menang 1-0 Atas PSBS
-
Persija Berhasrat Teruskan Tren Kemenangan saat Lawan PSIM Yogyakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.