Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Thailand-Kamboja Sepakati Gencatan Senjata Hentikan Pertempuran Sengit di Perbatasan

📅 Sabtu, 27 Des 2025, 11:52 WIB | Oleh:
Thailand-Kamboja Sepakati Gencatan Senjata Hentikan Pertempuran Sengit di Perbatasan Doc: AFP
Ket. Warga mengungsi setelah serangan udara di provinsi Siem Reap, Kamboja, pada 15 Desember2025.

BANGKOK - Thailand dan Kamboja pada 27 Desember sepakat untuk menghentikan bentrokan perbatasan sengit yang telah berlangsung selama berminggu-minggu, pertempuran terburuk dalam beberapa tahun terakhir yang melibatkan pengerahan jet tempur, saling tembak roket, dan gempuran artileri.

“Kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan penempatan pasukan saat ini tanpa pergerakan lebih lanjut,” kata menteri pertahanan kedua negara dalam pernyataan bersama tentang gencatan senjata, yang akan berlaku mulai pukul 12 siang waktu setempat.

“Penguatan pasukan apa pun akan meningkatkan ketegangan dan berdampak negatif pada upaya jangka panjang untuk menyelesaikan situasi tersebut,” menurut pernyataan yang dirilis di media sosial oleh Kementerian Pertahanan Kamboja.

Kesepakatan yang ditandatangani oleh Menteri Pertahanan Thailand Natthaphon Nakrphanit dan Menhan Kamboja, Tea Seiha, mengakhiri pertempuran selama 20 hari yang telah menewaskan sedikitnya 101 orang dan menyebabkan lebih dari setengah juta orang mengungsi di kedua belah pihak.

Bentrokan kembali meletus pada awal Desember setelah gagalnya gencatan senjata yang dibantu oleh Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan pertempuran sebelumnya pada bulan Juli.

Kedua negara saling menyalahkan karena memicu pertempuran baru, yang telah menyebar ke hampir setiap provinsi di sepanjang perbatasan mereka.

Keduanya juga mengklaim telah bertindak membela diri dan saling menuduh menyerang warga sipil.

Amerika Serikat, Tiongkok, dan Malaysia memediasi gencatan senjata untuk mengakhiri bentrokan mematikan selama lima hari pada bulan Juli, tetapi gencatan senjata tersebut gagal.

Konflik bermula dari sengketa wilayah  terkait dengan garis demarkasi era kolonial di perbatasan mereka sepanjang 800 km dan sejumlah reruntuhan kuil yang terletak di sana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

32 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.