Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertunjukan Musikal Jadi Penggerak Ekraf dan Advokasi Isu Sosial

📅 Senin, 08 Sep 2025, 17:18 WIB | Oleh:
Pertunjukan Musikal Jadi Penggerak Ekraf dan Advokasi Isu Sosial Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menghadiri pertunjukan Perempuan Punya Cerita yang dipentaskan EKI Dance Company di Graha Bhakti Budaya di TIM, Jakarta, Minggu (7/9).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai pertunjukan musikal bisa menjadi medium advokasi isu sosial sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

"Inilah bukti bahwa seni pertunjukan adalah bagian penting dari ekonomi kreatif: ia menggerakkan emosi, menyuarakan isu penting, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi para pelakunya. Seni seperti ini dapat menjadi the new engine of growth (mesin baru pertumbuhan) yang menggabungkan nilai budaya, sosial, dan ekonomi,” ujar Irene tentang pertunjukan musikal "Perempuan Punya Cerita" dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (8/9).​​​​​​​

Wamen Ekraf Irene menyampaikan apresiasinya terhadap keberanian pelaku seni mengangkat isu perempuan melalui karya kreatif. Selain isu sosial, karya musikal itu juga menawarkan inovasi artistik, salah satunya adalah segmen musikal horor.

"Kedua cerita yang ditampilkan sangat relevan dengan realitas sosial kita. Pertunjukan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga meningkatkan awareness (kewaspadaan), terutama di kalangan anak muda, agar orang tua dan guru lebih peka terhadap fenomena nyata," kata Wamen Ekraf Irene.

Pertunjukan musikal dapat diisi dengan pesan sosial yang sarat sehingga dapat menjadi gerakan yang membawa perubahan positif bagi masyarakat. Pandangan itu sejalan dengan visi Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong karya kreatif yang tidak hanya bernilai artistik, tetapi juga relevan dengan isu sosial.

Kehadiran pemerintah melalui Wamen Ekraf Irene Umar menegaskan dukungan terhadap subsektor seni pertunjukan sebagai salah satu motor penting dalam ekosistem ekonomi kreatif. Menurut Irene kolaborasi lintas sektor antara komunitas seni, pemerintah, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar seni pertunjukan terus berkembang dan memberi dampak ekonomi sekaligus sosial.

Kehadiran karya seni yang mengangkat isu perempuan menunjukkan bahwa seni pertunjukan memiliki kekuatan untuk menggerakkan ekonomi, merawat kebudayaan, dan menjadi wadah refleksi sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat.

"Perempuan Punya Cerita" menceritakan Anya, seorang siswi remaja korban perundungan, dan Jami, seorang ibu tunggal yang berjuang menghadapi tekanan ekonomi dan sosial. Disutradarai Ara Ajisiwi dengan penampilan Nala Amrytha, Gerry Gerardo, Gabriel Harvianto, Uli Herdi, dan Tan Hadian, karya ini memperlihatkan bagaimana seni pertunjukan dapat menyampaikan pesan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.