Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Romo Philipus Suroyo: Tingkatkan ketahanan keluarga di Natal 2025

📅 Kamis, 25 Des 2025, 07:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Romo Philipus Suroyo: Tingkatkan ketahanan keluarga di Natal 2025 Doc: ANTARA
Ket. Tokoh Agama Katolik Lampung sekaligus Ketua Komisi Hubungan Antar Agama Kepercayaan (HAK) dan Kerawaman Keuskupan Tanjung Karang Romo Philipus Suroyo saat memberi keterangan.

BANDARLAMPUNG – Tokoh Agama Katolik Lampung, Romo Philipus Suroyo, mengatakan bahwa meningkatkan ketahanan keluarga sebagai fondasi iman dan kehidupan menjadi salah satu pesan Natal 2025.

"Merujuk pada tema Natal tahun ini yang dibuat oleh PGI dan KWI, yakni Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga," ujar Tokoh Agama Katolik Lampung sekaligus Ketua Komisi Hubungan Antar Agama Kepercayaan (HAK) dan Kerawaman Keuskupan Tanjung Karang Romo Philipus Suroyo di Bandarlampung, Kamis (25/12).

Tema itu terinspirasi dari Matius Pasal 1 Ayat 21–24, Natal adalah lawatan, kehadiran, kasih cinta Tuhan yang nyata yang kepada manusia melalui Yesus Kristus. Berarti Natal itu mengubah sejarah kelabu, kekelaman menjadi sejarah keselamatan yang memberi harapan, dan suka cita.

Ia mengatakan pada Natal 2025, seluruh umat Kristiani diminta untuk meneladani kasih serta pengorbanan Yesus Kristus dengan menjadikan keluarga sebagai fondasi iman, kasih, pengharapan dan mampu mengarahkan anggota keluarga untuk tetap hidup sesuai perintah Tuhan dengan taat dan takut akan Tuhan serta setia, sehingga keluarga bisa jadi kado spesial bagi semua.

"Oleh karena itu, mewujudkan ketahanan keluarga penting dilakukan, karena keluarga adalah benih atau sel pertama dan utama dalam kehidupan. Tempat dimana anak belajar tentang beriman, mengalami kasih Tuhan, belajar mengasihi, melayani melalui keluarga," katanya.

Dia menjelaskan di tengah fenomena krisis dehumanisasi dari sisi kemanusiaan, peran orang tua dalam keluarga untuk menanamkan kepada anaknya agar dapat menghargai kehidupan dan sesama penting dilakukan.

"Menghargai sesama, tidak melecehkan, memandang bahwa kita sebagai gambar dan rupa Allah sendiri, penting ditanamkan di dalam keluarga. Sebab umat Kristiani bergantung pada hukum kasih dimana kita harus mengasihi sesama ataupun yang membenci kita," ucap dia.

Menurut dia, saat ini pun marak terjadi perceraian keluarga akibat berbagai hal, karena terlibat judi online, pinjaman online dan gaya hidup hedonisme. Hal tersebut terjadi karena ketahanan keluarga yang kurang kuat. Oleh karena itu, penting untuk membentuk keluarga sebagai tempat yang aman dan nyaman, serta orang tua harus berperan sebagai teladan bagi anak.

"Pesan-pesan Natal ini penting untuk terus digaungkan di tengah masyarakat dan warga gereja. Sehingga, keluarga menjadi komunitas cinta, komunitas pengharapan, tempat iman bertumbuh, tempat belajar kearifan lokal dan menjaga lingkungan. Sehingga, membentuk identitas pribadi yang sesuai dengan karakter Kristus," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menbud Ungkap Jadwal Terbit Buku Sejarah Baru

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ungkap Jadwal Terbit...

Woody Kembali Beraksi di Film “Toy Story 5

47 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Woody Kembali Beraksi di Fi...
Nasional
Kementan Ungkap Produksi Su...
Rona
Joe Taslim Turut Berperan d...
Daerah
PT KAI: Volume Penumpang St...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.