Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bogor Perluas Akses Kesehatan melalui Klinik Utama Rawat Inap Parung

📅 Kamis, 25 Des 2025, 07:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bogor Perluas Akses Kesehatan melalui Klinik Utama Rawat Inap Parung Doc: ANTARA
Ket. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meresmikan Klinik Utama Rawat Inap di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat dengan meningkatkan status Klinik Utama Rawat Jalan Parung menjadi Klinik Utama Rawat Inap (KURI).

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, di Cibinong, Rabu (24/12), menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar seluruh masyarakat yang wajib dipenuhi secara adil oleh pemerintah daerah.

“Derajat kesehatan adalah hak setiap manusia. Pemerintah daerah harus hadir dan memastikan pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh warga,” kata Rudy.

Ia menyampaikan peningkatan status klinik milik pemerintah daerah ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan tingkat lanjut di wilayah pinggiran Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah kita telah meresmikan Klinik Utama Rawat Inap Parung, yang sebelumnya merupakan Klinik Utama Rawat Jalan,” ujarnya.

KURI Parung kini dilengkapi fasilitas rawat inap dengan total kapasitas 24 tempat tidur, terdiri atas 10 tempat tidur rawat inap laki-laki, empat tempat tidur rawat inap perempuan dewasa, enam tempat tidur rawat inap anak, serta empat tempat tidur di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Fasilitas tersebut didukung oleh 28 perawat profesional yang disiapkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara optimal.

Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan perangkat daerah terkait atas dukungan dalam proses perizinan hingga kesiapan operasional klinik.

“Semoga layanan kesehatan ini semakin efektif, efisien, dan terjangkau, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty mengatakan KURI Parung telah memiliki unit gawat darurat yang beroperasi selama 24 jam serta 20 tempat tidur rawat inap yang terdiri atas 14 ruang dewasa dan enam ruang anak.

Ia menjelaskan layanan klinik yang tersedia meliputi kebidanan dan kandungan, penyakit dalam, anak, paru, bedah umum, gigi, dan klinik umum, serta didukung fasilitas penunjang radiologi, laboratorium, farmasi, dan gizi.

“Klinik ini didukung 66 tenaga kesehatan dan nonkesehatan, serta melayani masyarakat dari tujuh kecamatan, yakni Parung, Gunung Sindur, Ciseeng, Gunung Putri, Bojonggede, Kemang, dan Rancabungur,” ujar Fusia.

Ia berharap keberadaan KURI Parung dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keterjangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

57 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.