Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Turun Tangan! Pastikan Pangan Aman, Harga Tak Naik Jelang Imlek dan Puasa

📅 Selasa, 17 Feb 2026, 08:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bapanas Turun Tangan! Pastikan Pangan Aman, Harga Tak Naik Jelang Imlek dan Puasa Doc: istimewa
Ket. Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melakukan inspeksi di tiga pasar utama Jakarta, yakni Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Tradisional Kramat Jati, Jakarta Timur, serta Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (16/2)

JAKARTA – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan melakukan inspeksi di tiga pasar utama Jakarta, yakni Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Tradisional Kramat Jati, Jakarta Timur, serta Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (16/2). Sidak ini dilakukan guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Imlek dan Puasa.

Berdasarkan hasil pemantauan menunjukkan pasokan sejumlah komoditas strategis dalam kondisi cukup dan aman. Bawang merah tercatat Rp 35.000 per kilogram, berada dalam kisaran Harga Acuan Pemerintah (HAP). Harga daging sapi terpantau pada kisaran Rp 130.000 hingga Rp 140.000 per kilogram juga masih dalam rentang HAP. Sementara itu, untuk beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), harga tercatat Rp 12.500 per kg sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). 

“Secara prinsip yang harus kita pastikan adalah pasokan relatif bagus. Di Pasar Kramat Jati, pasokan cabai, bawang putih, dan bawang merah relatif bagus karena suplai harian masih ada,” ucap Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) I Gusti Ketut Astawa. 

Meski demikian, Bapanas mencatat adanya pergerakan harga pada beberapa komoditas, khususnya cabai rawit merah yang masih berada di atas rentang HAP, namun per hari ini sudah mengalami penurunan dari 90 ribu per kg menjadi 80 ribu per kg di PIKJ. Oleh karena itu, pemerintah menegaskan akan terus melakukan intervensi dan pengawasan agar harga tetap dalam batas kewajaran.

“Langkah stabilisasi dilakukan salah satunya melalui FDP (Fasilitasi Distribusi Pangan) yang mana kita harapkan akan bisa mengoreksi harga komoditas pangan yang kenaikannya signifikan.” ujar Ketut.

Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Zain Dwi Nugroho dari Satgas Pangan Polri menegaskan komitmen pengawasan terpadu.

“Kami dari Satgas Pangan Polri tentunya bersama-sama dengan Bapanas, sama-sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan dari perdagangan tentunya, sama-sama terus memonitor dan melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan kestabilan harga,” ujarnya.

Pengawasan yang dilakukan Satgas Saber Pelanggaran Pangan terus dilakukan dan diintensifkan pada momentum HBKN puasa dan Idulfitri. Deputi Ketut menegaskan pemerintah tidak akan menoleransi praktik penimbunan maupun kenaikan harga yang tidak wajar.

“Sesuai arahan Bapak Kepala Badan Pangan Nasional, tidak boleh ada penimbunan dan tidak boleh ada kenaikan harga yang tidak wajar. Kalau kendalanya distribusi karena hujan misalnya, kita carikan solusi. Salah satunya melalui Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP),” pungkas Ketut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.