Proliga 2026 Bergulir Januari–April, Sebelas Kota Jadi Tuan Rumah

Rabu, 24 Des 2025, 01:10 WIB

JAKARTA - Kompetisi bola voli profesional Proliga akan kembali digelar pada tahun 2026. Musim ke-25 Proliga berlangsung mulai 8 Januari hingga 26 April 2026 dan melibatkan sebelas kota sebagai lokasi pertandingan dari babak reguler hingga grand final.

Sebanyak tujuh tim putri dan lima tim putra ambil bagian dalam Proliga 2026. Di sektor putri, peserta yang akan bersaing adalah Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Electric PLN, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Bandung BJB Tandamata, Jakarta Livin Mandiri, serta Medan Falcons. Sementara di sektor putra, kompetisi diikuti Jakarta Bhayangkara Presisi, Jakarta LavAni, Surabaya Samator, Jakarta Garuda Jaya, dan pendatang baru, Medan Falcons Bhagasasi.

Ket. Foto: Dari kiri ke kanan; Ketua Panitia Proliga Hanny S. Sukatty, Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia Imam Sudjarwo, Direktur MOJI David Suwarto, SVP Content Acquisition & Partnership Vidio Dhini W Prayogo meresemikan Proliga 2026 di Jakarta, Senin (22/12). — Sumber: ANTARA/Arindra Meodia

Babak reguler akan digelar di sejumlah kota yakni Pontianak, Medan, Bandung, Gresik, Malang, Bojonegoro, dan Sentul, Bogor. Setelah itu, empat tim terbaik akan melanjutkan persaingan ke babak final four yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya, Solo, dan Semarang. Adapun partai puncak atau grand final akan dilangsungkan di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Seri pembuka Proliga 2026 akan berlangsung di GOR Terpadu A Yani, Pontianak, pada tanggal 8–11 Januari 2026. Jakarta Bhayangkara Presisi ditunjuk sebagai tuan rumah seri awal tersebut, seiring status sebagai juara bertahan musim lalu.

Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, menyatakan bahwa Proliga 2026 tetap dirancang kompetitif dengan format yang telah disiapkan sejak jauh hari. Dia menilai kesiapan klub-klub peserta menjadi modal penting agar kompetisi berjalan sesuai harapan.

“Proliga 2026 kami harapkan tetap berjalan kompetitif dan menarik. Dengan persiapan yang matang dari seluruh tim, kualitas pertandingan juga diharapkan terus meningkat,” ujar Imam.

“Best of Three” 

Total 98 pertandingan akan tersaji sepanjang musim. Untuk menambah intensitas persaingan di fase akhir, perebutan peringkat ketiga dan grand final akan menggunakan sistem best of three. Format ini memberi peluang lebih adil bagi tim untuk menentukan hasil terbaik melalui lebih dari satu pertandingan.

Musim ini juga menghadirkan Medan sebagai kota tuan rumah baru, menggantikan Palembang yang tidak lagi ambil bagian. 

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.