Pemkot Makassar Gelontorkan Dana Rp126 Miliar untuk Turunkan Stunting

Selasa, 30 Sep 2025, 08:08 WIB

MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelontorkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp126 miliar untuk menurunkan stunting di kota itu. 

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengatakan capaian prevalensi stunting Kota Makassar tahun 2024 sebesar 22,9 persen, angka yang lebih tinggi dari target nasional 19,8 persen maupun rata-rata Sulawesi Selatan.

Ket. Foto: Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham saat membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Tingkat Kota Makassar di Makassar, Senin (29/09/2025). — Sumber: ANTARA

"Ini menjadi perhatian serius. Dengan dukungan APBD sebesar Rp126 miliar serta hadirnya program nasional dan CSR dari berbagai pihak, seharusnya kita mampu menekan angka stunting lebih maksimal," ujarnya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Kegiatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Tingkat Kota Makassar di Makassar, Senin (29/9).

Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Makassar, ia menegaskan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kota Makassar.

Ia mengatakan TPPS tidak boleh berhenti pada tataran formalitas, melainkan harus menjadi ruang aksi nyata. "Saya ingin TPPS menjadi forum yang menghadirkan solusi nyata,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kecamatan hingga kelurahan, agar menjaga semangat kerja meski tengah terjadi mutasi besar-besaran di lingkungan kelurahan.

"Saya berharap perubahan suasana di tingkat kelurahan justru menghadirkan semangat baru. Jangan sampai ada kelesuan kerja, karena percepatan penurunan stunting adalah tugas mulia yang harus kita wujudkan bersama,” ujar Aliyah.

Aliyah Mustika Ilham menegaskan upaya percepatan penurunan stunting sejalan dengan visi Pemkot Makassar, yang Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.

Salah satu misi pembangunan yang menjadi prioritas adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui perilaku hidup sehat dan akses layanan kesehatan dasar yang inklusif.

Lebih jauh Aliyah Mustika Ilham mengajak semua pihak dari OPD, camat, lurah, hingga dunia usaha, untuk memperkuat kolaborasi dalam intervensi stunting, baik melalui bantuan pangan bergizi, sanitasi sehat, edukasi pola asuh, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga rentan.

"Pemkot Makassar tidak bisa bekerja sendiri. Dengan kerja nyata dan kolaborasi, saya yakin Makassar bisa menjadi kota bebas stunting dan menjadi contoh nasional,” ucapnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Makassar Irwan Bangsawan dalam laporannya menyampaikan berbagai program yang tengah berjalan untuk mendukung percepatan penurunan stunting.

Mulai dari pendampingan keluarga melalui kunjungan rumah, verifikasi lapangan keluarga berisiko stunting, program Gerakan Orang Tua Asuh (Genting), serta penguatan edukasi pra-nikah melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dan aplikasi Elsimil.

"Integrasi informasi bantuan CSR dari perusahaan sangat penting agar program penurunan stunting lebih terkoordinasi dengan baik di tingkat kecamatan dan kelurahan," ujarnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.