- Home
-
- Megapolitan
-
- UMP Jakarta 2026: Gubernur...
UMP Jakarta 2026: Gubernur Pramono akan Nyatakan Pada 24 Desember
Selasa, 23 Des 2025, 16:15 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta tahun 2026 akan diumumkan pada Rabu, 24 Desember 2025. Pengumuman tersebut dilakukan tepat pada batas akhir waktu penetapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Pramono menyampaikan kepastian itu usai menjalani agenda di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025). Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan melampaui tenggat waktu yang telah ditentukan.
âKami akan mengumumkan besok sesuai dengan batas waktu yang ditentukan,â kata Pramono singkat kepada wartawan. Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi soal mundurnya jadwal pengumuman UMP Jakarta 2026.
Pramono menjelaskan, sebelum angka UMP ditetapkan, Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta telah menggelar sejumlah rapat intensif. Pembahasan dilakukan dengan melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, akademisi, dan perwakilan pekerja.
Menurut Pramono, proses perumusan UMP Jakarta 2026 sudah berada di tahap akhir. Bahkan, angka UMP disebut telah mengerucut dan tinggal menunggu pengumuman resmi oleh gubernur.
âSudah mengerucut dan meminta Gubernur DKI Jakarta untuk mengambil keputusan. Kami sedang mempersiapkan keputusan gubernur, mudah-mudahan. Sebenarnya sudah ada keputusan, tetapi kami akan mengumumkan besok sesuai dengan batas waktu yang ditentukan,â ujar Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa penetapan UMP Jakarta 2026 tidak dilakukan secara sepihak. Seluruh proses mengacu penuh pada regulasi nasional yang mengatur sistem pengupahan.
Ia memastikan, dasar hukum yang digunakan adalah Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan. Regulasi tersebut menjadi rujukan utama dalam menetapkan formula dan besaran UMP di seluruh daerah, termasuk Jakarta.
âPokoknya besok diumumkan, besok ditodong aja nanti saya umumkan. Sebagai Gubernur DKI Jakarta saya pasti taat dengan PP yang mengatur tentang itu, yaitu PP Nomor 49 sehingga dengan demikian itu yang menjadi acuan,â kata Pramono.
Di sisi lain, dinamika penetapan UMP Jakarta 2026 juga diwarnai aksi unjuk rasa buruh. Sejumlah organisasi pekerja menggelar demonstrasi di depan Balai Kota Jakarta, Selasa (23/12), menjelang pengumuman resmi.
Massa buruh menyuarakan aspirasi agar UMP Jakarta 2026 ditetapkan sesuai dengan kebutuhan hidup layak. Mereka menilai kenaikan upah harus mampu mengimbangi kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup di ibu kota.
Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berjalan relatif tertib. Para buruh membawa spanduk dan poster berisi tuntutan agar pemerintah berpihak pada kesejahteraan pekerja.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyadari bahwa penetapan UMP selalu menjadi isu sensitif yang menyangkut kepentingan banyak pihak. Di satu sisi, pemerintah harus menjaga daya beli pekerja, sementara di sisi lain tetap mempertimbangkan keberlangsungan dunia usaha.
Pramono menyebut, keseimbangan antara perlindungan pekerja dan iklim investasi menjadi perhatian utama dalam penetapan UMP Jakarta 2026. Oleh karena itu, proses pengambilan keputusan dilakukan secara hati-hati dan berbasis regulasi.
Pengumuman UMP Jakarta 2026 pada 24 Desember 2025 akan menjadi penutup rangkaian panjang pembahasan upah di tingkat provinsi. Angka tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi pengusaha dan pekerja dalam menyusun perjanjian kerja pada tahun mendatang.
Dengan kepastian jadwal pengumuman ini, publik kini menanti besaran resmi UMP Jakarta 2026. Keputusan tersebut diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus menjawab harapan pekerja di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
- Buruh
- Upah Minimum Provinsi
- Upah Minimum
- UMP
- Gubernur DKI Pramono Anung
- UMP 2026
- UMP Jakarta
- Dewan Pengupahan
- UMP DKI Jakarta
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Pemkab Bulungan Dukung PP Tunas untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Pemprov DKI dan BPIP Revitalisasi Mapel Pancasila di Semua Jenjang Pendidikan
-
APBD Tetap Aman di Tengah Tekanan, DPRD-Pemprov Kompak Jaga Program Prioritas Jakarta
-
Ekonomi Asia Tahun Ini Diproyeksikan Tumbuh 4,5%
-
KPKP Kepulauan Seribu Tenggelamkan 600 Modul Terumbu Karang di Perairan Pulau Pari
-
Tetap Adaptif, Pemprov DKI Terapkan Skema WFO dan WFA bagi ASN Pascalibur Idulfitri
-
Dua Negara Ajukan Impor Urea, Mentan Sebut Indonesia Produsen Global Strategis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.