Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengeboran 27 Sumur di Aceh Tamiang Pastikan Air Bersih Selama Pemulihan

📅 Selasa, 23 Des 2025, 23:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengeboran 27 Sumur di Aceh Tamiang Pastikan Air Bersih Selama Pemulihan Doc: Antara
Ket. Personel Brimob Polda Aceh membangun sumbur bor untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang, Jumat (19/12/2025).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan TNI, Polri, relawan, dan organisasi masyarakat mengebor 27 sumur di Aceh Tamiang untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh terpenuhi.

"Di Aceh Tamiang ada 27 titik sumur yang telah dibor guna menjamin kebutuhan air bersih masyarakat sambil menunggu pemulihan jaringan PDAM," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Selasa.

Abdul menegaskan, ketersediaan air bersih jadi salah satu prioritas utama dalam fase transisi darurat menuju pemulihan. Selain di Aceh Tamiang, pengeboran sumur juga di wilayah terdampak lain di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terutama di lokasi hunian sementara dan titik-titik yang jaringan air bersihnya belum dapat dipulihkan.

"Tidak hanya di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara, kita juga membangun beberapa titik sumur bor yang nantinya bisa menjamin kebutuhan masyarakat, tidak hanya di lokasi hunian sementara dan hunian tetap, tetapi juga di titik-titik yang saat ini jaringan PDAM belum bisa dipulihkan," paparnya.

BNPB mencatat, hingga saat ini 498.447 jiwa masih mengungsi akibat bencana banjir dan longsor di tiga provinsi. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait terus mendukung kebutuhan makanan, non-pangan, dan kesehatan, untuk warga terdampak bencana.

Setiap hari, ada 100 ton bantuan logistik yang dikirimkan dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga 22 Desember 2025, tercatat sudah 1.266 ton bantuan tersalurkan kepada warga.

Abdul juga menyampaikan bahwa pembersihan wilayah terdampak, termasuk di Aceh Tamiang, terus dilakukan secara intensif dengan mengerahkan personel dan alat berat secara maksimal.

"Di beberapa titik, personel TNI dan Polri bekerja hingga 18–20 jam per hari untuk mempercepat pemulihan dan menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.