Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan di Sektor Pariwisata

📅 Selasa, 23 Des 2025, 08:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan di Sektor Pariwisata Doc: Kementerian Pariwisata
Ket. Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa dan Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Ridho Sani menandatangani perjanjian kerja sama antara kedua kementerian di Jakarta, Senin (22/12/2025).

JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Kementerian Lingkungan Hidup memperkuat sinergi untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan di sektor pariwisata.

Penguatan sinergi ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama kedua kementerian oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata Rizki Handayani Mustafa dan Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup Rasio Ridho Sani di Jakarta, Senin (22/12).

"Perjanjian kerja sama ini akan memperkuat sinergi antar-kementerian, sehingga mampu meningkatkan daya saing pariwisata nasional sekaligus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan," kata Rizki sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian pada Selasa.

Dia menyampaikan pentingnya aspek keberlanjutan dan pengelolaan hidup dalam upaya untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia.

Oleh karena itu, Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk meningkatkan partisipasi aktif para pelaku usaha pariwisata dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup.

Kedua kementerian menyiapkan program pendampingan bagi para pelaku usaha pariwisata dalam meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup guna mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

Kedua kementerian akan membentuk tim kerja yang bertugas membuat penyesuaian kriteria penilaian kinerja perusahaan, menyusun pedoman serta petunjuk teknis bersama, dan melaksanakan program bimbingan serta pendampingan bagi perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Kerja sama kedua kementerian juga mencakup pelaksanaan sosialisasi, bimbingan teknis, edukasi, publikasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan bimbingan dan pendampingan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup di sektor pariwisata.​​​​​​​

Rizki mengatakan, kerja sama Kementerian Pariwisata dan Kementerian Lingkungan Hidup mencakup pertukaran serta pemanfaatan data dan informasi dalam upaya pengembangan pariwisata nasional.

"Berbagi data dan informasi menjadi penting, termasuk pelibatan pelaku usaha dan lembaga swadaya masyarakat, agar ekosistem pariwisata Indonesia semakin kuat, inklusif, dan berdaya saing," kata Rizki.

Sementara itu, Rasio Ridho Sani menyampaikan komitmen Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendukung pengembangan pariwisata yang berwawasan lingkungan dan berdaya saing.

"Upaya pembinaan kepada perusahaan dan industri pariwisata perlu terus diperkuat agar kinerja pengelolaan lingkungan hidup dapat meningkat secara konsisten," katanya.

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kementerian Pariwisata dan Kementerian Lingkungan Hidup pada Senin (22/12) merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Pariwisata dan Menteri Lingkungan Hidup.

Menteri Pariwisata dan Menteri Lingkungan Hidup pada 13 Mei 2025 menandatangani nota kesepahaman untuk mendorong percepatan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.