Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Posisi Strategis Seorang jadi Fondasi Ketahanan Keluarga

📅 Senin, 22 Des 2025, 15:46 WIB | Oleh:
Posisi Strategis Seorang jadi Fondasi Ketahanan Keluarga Doc: ANTARA/HO-Kominfo Mataram.
Ket. Ketua Gabungan Organisasi Wanita Hj Waridah Mujiburrahman menyerahkan potongan tumpeng pertama kepada Ketua TP PKK Kota Mataram, Kinnastri Mohan Roliskana dalam acara memperingati Hari Ibu ke-97 di Kota Mataram, NTB, Senin (22/12).

MATARAM -- Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menegaskan perempuan dan ibu memiliki posisi yang sangat strategis sebagai fondasi ketahanan keluarga sekaligus mitra penting pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

"Keberhasilan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibentuk melalui lingkungan keluarga," kata Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrhaman di sela acara memperingati Hari Ibu ke-97 di Kota Mataram, Senin.

Karena itu, setiap tahun Pemerintah Kota Mataram memperingati Hari Ibu ke-97 sebagai wujud penghormatan dan apresiasi atas kontribusi perempuan dan ibu yang tidak pernah terpisahkan dari perjalanan kehidupan keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.

Peringatan itu menjadi ruang refleksi kolektif untuk meneguhkan kembali nilai ketulusan, pengabdian, dan kekuatan perempuan di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

"Perempuan dan ibu berperan besar dalam menanamkan nilai moral, etika, serta karakter kepada generasi penerus dan dari rumah yang hangat dan penuh nilai, akan lahir masyarakat yang kuat dan bertanggung jawab," katanya.

Karena itu, Pemerintah Kota Mataram terus berkomitmen membuka ruang partisipasi bagi perempuan agar terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, baik sosial, pendidikan, ekonomi, maupun kemasyarakatan.

"Perempuan bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek yang memiliki peran dan kontribusi nyata," katanya.

Terkait dengan itu, Wakil Wali Kota Mataram mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Ibu sebagai momen untuk meningkatkan rasa hormat dan kasih sayang kepada ibu, baik yang masih bersama keluarga maupun yang telah wafat.

"Dalam nilai agama dan budaya, ibu menempati posisi yang sangat mulia dan menjadi sumber keteladanan dalam kehidupan," katanya.

Sementara itu Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram, Waridah Mujiburrahman, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu merupakan kesempatan penting untuk menyuarakan peran perempuan dari berbagai latar belakang pengabdian.

"Perempuan hadir di tengah kehidupan dengan berbagai peran. Perempuan bekerja, mencinta, mendidik, dan merawat kehidupan dan di tengah tantangan zaman yang serba cepat dan penuh tuntutan, ketangguhan perempuan menjadi kekuatan yang luar biasa," katanya.

Sementara Ketua TP PKK Kota Mataram sekaligus Penasehat GOW Kota Mataram Hj Kinnastri Mohan Roliskana, menyampaikan pesan reflektif yang menyentuh tentang makna menjadi seorang ibu.

Ia mengajak para ibu untuk memahami bahwa menjadi kuat tidak berarti harus meniadakan rasa lelah, dan menjadi hebat tidak berarti harus selalu sempurna.

"Ibu adalah manusia biasa. Ibu boleh merasa lelah, boleh menangis, dan boleh mengambil waktu untuk beristirahat. Itu bukan tanda kelemahan, melainkan bagian dari proses menjadi manusia yang utuh," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ariana Grande Beri Hibah Bantuan Anak-Anak Gaza

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Luar Negeri
Tiongkok Merebut Gelar Supe...
Rona
Bernadya Rilis Album Kedua ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.