Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tebak, Mana yang Lebih Diperlukan Anak: AI atau Dorongan Sains?

📅 Minggu, 21 Des 2025, 03:12 WIB | Oleh:

Ia memberi contoh sederhana. Misalnya jika kita tidur jam 10 malam dan bangun jam 6 pagi, alih-alih memberikan jawaban langsung, maka lebih baik memancing anak untuk berpikir. "Itu berapa lama tidurnya? Itu lama atau sebentar tidurnya? Pertanyaan yang membuka pikiran anak," kata dia.

Tidak perlu diberi gawai

Stella mengingatkan orang tua untuk tidak memberikan gawai hanya untuk menenangkan anak saat makan. Padahal anak-anak mudah tertarik dengan apa yang ada di sekitarnya.

"Taruh aja nasinya disitu, pasti dimain-mainin sama dia kan? Nah, tapi yang penting orang tuanya nggak apa-apa ya kotor dikit daripada dikasih gawai," imbuh Stella.

Stella juga menjelaskan pentingnya orang tua atau pengasuh memberikan jawaban melalui perbandingan. Misalnya saat ditanyakan kenapa manusia perlu makan? orang tua bisa menjawabnya dengan mengibaratkan makanan seperti bahan bakar pada kendaraan atau mengisi ulang daya baterai di ponsel. Kedua hal itu memiliki konsep yang sama dengan pentingnya makanan.

"Dan kalau kita lihat, kita menyebut anak itu sebagai ilmuwan kecil. Itu bukan slogan, tetapi itu karena kemampuan bertanya sudah ada sejak kecil. Sekarang tinggal bagaimana kita menjawabnya agar mereka ingin bertanya lebih banyak lagi."

CEO Tanoto Foundation, Benny Lee, menegaskan simposium itu diselenggarakan mengingatkan pentingnya periode awal kehidupan dalam perjalanan hidup seseorang. Mulai dari perkembangan otak, kesehatan, hingga pembentukan karakter.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Periode awal kehidupan adalah titik awal yang sangat krusial. Di fase inilah fondasi kapasitas manusia dibentuk, dan dampaknya berlangsung sepanjang hayat. Karena itu, dibutuhkan ekosistem yang benar-benar mendukung, bukan hanya oleh satu institusi, melainkan melalui kolaborasi semua pihak," kata Benny.

Benny menambahkan fokus Tanoto Foundation saat ini adalah mendorong penguatan ekosistem yang menyeluruh bagi anak usia dini dan keluarga. Pengembangan anak usia dini merupakan investasi utama.

"Kami percaya bahwa ketika pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, dan sektor filantropi bekerja bersama, dampak yang dihasilkan akan jauh lebih besar dan berkelanjutan,” pungkas Benny.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
 ​AFPI dan PWI Jajaki Kol...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp65.000/...
Ekonomi
Menpar Targetkan Kunjungan ...
Olahraga
Sabalenka Melenggang ke Per...
  • Pemkot Bandung Bongkar 174 Bangunan Liar di Jalan Terusan Pasirkoja
    Preview komentar:
    Parkir liar gimana nihhh dijalan kebon jati,, itu ...
  • Jakarta Siapkan Diri Menuju Kota Berbasis AI
    Preview komentar:
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
    Cara buka Blokir Bank Jago lupa Password. Anda ...
  • Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean
    Preview komentar:
    Jiran kita kejet-kejet tanpa bisa berbuat apa2
KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

KPK akan Periksa Lagi Ahmad Dedi, Pejabat Bea Cukai yang Viral karena Lari dari Wartawan

18 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.