Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengembangan Agrowisata Alpukat di Lokasi Transmigrasi Tanjung Banun Batam

📅 Minggu, 21 Des 2025, 23:10 WIB | Oleh:
Pengembangan Agrowisata Alpukat di Lokasi Transmigrasi Tanjung Banun Batam Doc: Antara
Ket. Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin bersama DR Rika Fatimah dari ITS, dan Agus Joko Susila memperkenalkan dua pakar yang hadir di Tanjung Banun untuk melihat potensi agrowisata dan wisata, Minggu (21/12/2025).

Batam - Kementerian Transmigrasi mengembangkan agrowisata alpukat di lokasi transmigrasi Tanjung Banun di Batam, Kepulauan Riau guna meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanegara menyebut pengembangan agrowisata alpukat di kawasan Transmigrasi Tanjung Banun dimulai tahun 2026.

“Jadi mulai tahun depan. Tadi kami diskusi dengan para ketua RT dan RW bagaimana di Tanjung Banun ditanam alpukat, karena ada pilot project-nya di Kediri sebagai brand mark, di sana tidak ada warga miskin karena semuanya produktif,” kata Iftitah di Tanjung Banun, Minggu.

Dalam mendukung program tersebut, Mentrans mendatangkan langsung Kepala Desa Jambu, Kabupaten Kediri, Agus Joko Susilo untuk mengecek langsung kelayakan lahan di Tanjung Banun.

Agus berhasil mengembangkan desanya lewat budidaya alpukat berbagai jenis, salah satunya alpukat aligator yang ukurannya lebih besar dari jenis alpukat pada umumnya.

“Pak Agus Joko Susilo ini mengembangkan agrowisata alpukat. Saya bertemu di ITS, dan hari ini saya bawa untuk melihat apakah Tanjung Banun cocok dikembangkan alpukat,” ujarnya.

Menurut Iftitah, dari hasil pengecekan Agus lokasi transmigrasi Tanjung Banun cocok untuk ditanami alpukat.

“Di sini sangat cocok sekali, nanti kami akan berikan pendampingan. Saya sudah sampaikan ke ketua RT, ketua RW,” terangnya.

Menurut Iftitah, inti dari transmigrasi sekarang adalah bagaimana membuat lahan dan manusianya produktif. Lahan yang menganggur dikelola menjadi produktif, begitupun manusia yang kurang produktif menjadi lebih produktif.

“Budidaya alpukat contohnya sangat baik, makanya saya hadirkan Kades Jambu untuk melihat langsung cocok tidaknya Tanjung Banun ditanami alpukat. Dikatakannya sangat cocok,” katanya.

Ada 72 varian atau jenis alpukat yang bisa ditanam di Tanjung Banun, dan diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri.

Sementara itu, Agus Joko Susilo mengatakan siap berkolaborasi dengan masyarakat Rempang untuk menanam alpukat yang ukurannya besar.

“Kami punya kesempatan banyak atas arahan Pak Menteri untuk warga masyarakat yang ada di Tanjung Banun. Kawasan ini akan menjadi agrowisata buah, akan mendongkrak penghasilan masyarakat semua,” kata Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Ekonomi
Upaya atasi krisis air pers...

Kebakaran di kawasan pendakian Semeru

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kebakaran di kawasan pendak...
Advertisement
Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.