Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Daop 7 Madiun Siagakan 10 Lokomotif dan 96 Kereta untuk Persiapan Libur Nataru

📅 Kamis, 18 Des 2025, 19:40 WIB | Oleh:
Daop 7 Madiun Siagakan 10 Lokomotif dan 96 Kereta untuk Persiapan Libur Nataru Doc: ANTARA/Louis Rika
Ket. Vice President Daop 7 Madiun Ali Afandi memimpin Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kantor Daop 7 Madiun, Kamis (18/12).

MADIUN, JAWA TIMUR - Menghadapi lonjakan penumpang pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun, Jawa Timur menyiagakan 10 unit lokomotif dan 96 gerbong atau kereta.

Bersama dengan Kementerian Perhubungan, KAI melakukan ramp check untuk memeriksa kelaikan dan kesiapan operasional lokomotif serta kereta api agar dapat beroperasi dalam kondisi prima. Vice President Daop 7 Madiun Ali Afandi mengatakan bahwa KAI Daop 7 Madiun telah memastikan keandalan sarana dan prasarana untuk angkutan Nataru.

"Selama angkutan Nataru 2025/2026 Daop 7 Madiun telah menyiagakan 10 lokomotif jenis CC 201 dan CC 203 serta 96 kereta yang siap beroperasi," ujar Ali seusai memimpin Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Kantor Daop 7 Madiun, Kamis (18/12).

Menurut dia, KAI menetapkan masa Posko Angkutan Nataru selama 18 hari, yaitu mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Seluruh jajaran KAI Daop 7 khususnya akan berkomitmen menjalankan Posko Angkutan Nataru untuk memastikan keselamatan dan pelayanan kereta api, baik di stasiun maupun selama perjalanan, berjalan sesuai harapan.

Pada Angkutan Nataru 2025/2026 ini, KAI Daop 7 menyediakan 82.656 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh Komersial, KA Jarak Jauh PSO, dan KA Lokal PSO.

Berdasarkan pantauan pada Rabu (17/12/2025), sebanyak 51.325 tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun telah terjual, atau sekitar 78 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

Selain menyiagakan lokomotif dan puluhan gerbong, Daop 7 juga menyiapkan sumber daya manusia yang mendukung pelayanan secara keseluruhan. KAI Daop 7 Madiun menambah jumlah petugas prasarana ekstra, yaitu 117 Petugas Penjaga Jalan Lintas (PJL), 30 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), serta enam Petugas Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus) ekstra.

KAI Daop 7 juga menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di 15 titik lokasi yang terdekat dengan daerah perhatian khusus, sehingga dapat segera digunakan untuk menangani keadaan darurat. Lokasi AMUS ini tersebar di 13 Kantor Resor Jalan Rel dan dua titik di Kantor Resor Jalan Rel serta Jembatan.

Dalam upaya menyukseskan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026, KAI juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, antara lain Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, BNN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Basarnas, komunitas pecinta kereta api, serta pihak-pihak lainnya.

KAI selalu memberikan perhatian khusus terhadap keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu, terutama pada momentum hari besar keagamaan, seperti masa angkutan Nataru. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pertamina Pastikan Pasokan ...
Olahraga
Argentina Terus Kejar Hasil...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.