Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkat Pengangguran di Inggris Naik Akibat Pasar Tenaga Kerja yang Lesu

📅 Rabu, 17 Des 2025, 18:48 WIB | Oleh:
Tingkat Pengangguran di Inggris Naik Akibat Pasar Tenaga Kerja yang Lesu Doc: ANTARA/Xinhua/Wang Muhan
Ket. Sebuah kapal pesiar melintas di bawah Jembatan London saat matahari terbenam di London, Inggris, 2 Agustus 2025.

LONDON, INGGRIS - Tingkat pengangguran di Inggris untuk warga berusia 16 tahun ke atas diperkirakan mencapai 5,1 persen pada periode Agustus-Oktober. Angka tersebut terus meningkat di tengah kondisi pasar tenaga kerja yang lesu, menurut data yang dirilis pada Selasa (16/12) oleh Kantor Statistik Nasional (Office for National Statistics/ONS) Inggris.

Angka tersebut naik sebesar 0,4 poin persentase dari periode Mei-Juli, menurut ONS.

Pertumbuhan tahunan rata-rata total pendapatan pekerja, termasuk bonus, mencapai 4,7 persen pada Agustus-Oktober. Secara riil, yang disesuaikan dengan inflasi indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) Inggris, pendapatan karyawan naik sebesar 1 persen, tunjuk data tersebut.

Jumlah pekerja yang menerima upah rutin (payrolled employee) turun 0,5 persen pada Oktober 2024 hingga Oktober 2025, dan turun 0,1 persen pada September hingga Oktober 2025.

Liz McKeown, direktur statistik ekonomi di ONS, mengatakan gambaran keseluruhan terus menunjukkan melemahnya pasar tenaga kerja. "Jumlah pekerja yang menerima upah rutin kembali turun, mencerminkan aktivitas perekrutan yang lesu, sementara perusahaan-perusahaan memberi tahu kami bahwa jumlah lapangan kerja pada periode terkini lebih sedikit," paparnya.

CjkinzN000017_20251217_CBMFN0A002.jpg Para pelaju terlihat di stasiun Baker Street di London, Inggris, pada 12 Mei 2025. Antara/Xinhua/Stephen Chung

Jane Gratton, wakil direktur kebijakan publik di Kamar Dagang Inggris (British Chambers of Commerce/BCC), menuturkan bahwa data yang dirilis pada Selasa tersebut mencerminkan kalangan bisnis kurang yakin untuk merekrut staf karena biaya ketenagakerjaan yang sangat tinggi dan gelombang besar undang-undang ketenagakerjaan baru yang akan segera diberlakukan.

Menyebut bahwa 72 persen kalangan bisnis yang disurvei BCC mengungkapkan biaya tenaga kerja merupakan tekanan biaya terbesar yang mereka hadapi, Gratton mengatakan ada batasan seberapa banyak biaya tambahan yang dapat ditanggung perusahaan tanpa memengaruhi investasi dan pertumbuhan.

Gratton menyerukan fokus yang tajam untuk menstimulasi pertumbuhan dan menggenjot investasi, perdagangan, inovasi, dan keterampilan agar 2026 menjadi tahun yang penuh dengan pencapaian. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.