Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Pasaman Barat Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana

📅 Selasa, 16 Des 2025, 10:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pasaman Barat Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Doc: ANTARA
Ket. Pemkab Pasaman Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terus memacu percepatan pembukaan jalan tertimbun longsor di Tinggam Nagari (Desa) Sinuruik, Kecamatan Talamau untuk membuka akses transportasi menuju daerah Bateh Samuik Tombang yang masih terisolasi, Senin (15/12/2025).

SIMPANG EMPAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama tujuh hari mulai 16 sampai 22 Desember 2025 karena masih ada sejumlah daerah yang butuh penanganan serius.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto, di Simpang Empat, Selasa (16/12), mengatakan perpanjangan masa tanggap darurat itu dilakukan usai dibahas secara bersama terkait penanganan daerah yang dilanda banjir dan longsor.

Menurut dia ada empat daerah lagi yang butuh penanganan serius, yakni Maligi di Kecamatan Sasak, Nagari Katiagan di Kecamatan Kinali, Nagari Sinuruik di Kecamatan Talamau, dan daerah di Kecamatan Ranah Batahan.

"Secara umum daerah yang terdampak bencana sudah bisa disalurkan bantuan logistik, tetapi perlu penanganan serius jalan menuju lokasi itu," katanya.

Pihaknya terus berupaya keras membuka akses jalan menuju daerah itu supaya pendistribusian logistik dapat dilakukan dengan cepat.

"Saat ini di empat lokasi itu akses transportasinya masih terbatas. Pembenahan dan pembersihan material banjir dan longsor terus dilakukan," katanya.

Dia menyebutkan upaya yang terus dilakukan di antaranya pembuatan jembatan darurat di Sikabau Kecamatan Koto Balingka bersama TNI AD, karena jalan menuju daerah itu terputus akibat banjir. Saat ini jembatan darurat telah selesai dan tinggal pendistribusian logistik secara maksimal lagi.

Kemudian pembersihan material longsor jalan menuju Talamau tepatnya di daerah Pasanggiang Talu karena jalan saat ini masih berlumpur dan hanya bisa dilalui kendaraan gardan dua.

Lalu masih dilakukan pendistribusian logistik ke daerah terbatas transportasi dan daerah jauh seperti ke Katiagan Kinali dan Maligi Sasak.

Akibat bencana di Pasaman Barat, dari data terakhir saat ini korban meninggal dunia sebanyak lima orang, tiga orang hilang, lima orang luka, dan 352 orang mengungsi di rumah kerabat.

Lalu 18 unit rumah rusak berat, 16 unit rumah rusak sedang, 38 unit rumah rusak ringan, 11 unit rumah hanyut, tiga fasilitas kesehatan rusak, 30 tempat ibadah terdampak, dan satu kantor rusak.

Kemudian 1.904 meter irigasi rusak, 15 bendungan rusak, 14 jembatan rusak, 4.341 meter jalan rusak, dan 915,5 hektare lahan pertanian terdampak.

Untuk warga yang rumahnya rusak dan hanyut pihaknya telah mengusulkan bantuan ke BNPB melalui Provinsi Sumbar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

26 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.