Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Majelis Kaum Betawi Dukung Pembangunan Jakarta

📅 Selasa, 16 Des 2025, 11:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Majelis Kaum Betawi Dukung Pembangunan Jakarta Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kiri) memberikan sambutan dalam acara penyerahan hasil Kongres Istimewa Kaum Betawi 2025 oleh jajaran Majelis Kaum Betawi (MKB) di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025).

JAKARTA – Masyarakat Betawi bersatu mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

"Persatuan tersebut menjadi modal penting bagi masyarakat Betawi untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan Jakarta ke depan," kata Tokoh Betawi sekaligus Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB) Fauzi Bowo di Jakarta, Selasa (16/12).

Fauzi menyampaikan rasa syukur atas diterimanya hasil Kongres Istimewa Kaum Betawi yang digelar pada 18 Oktober 2025 lalu.

Kongres tersebut dinilai menjadi momentum penting bagi persatuan masyarakat Betawi sekaligus penegasan dukungan terhadap Pramono.

"Alhamdulillah, hari ini kita telah menyerahkan hasil Kongres Kaum Betawi. Yang terpenting, kami sudah menyampaikan kebulatan tekad untuk bersatu mendukung Jakarta sebagai kota global yang lebih maju ke depan di bawah pimpinan Pak Pramono Anung," jelas Fauzi.

Dalam penyerahan hasil kongres tersebut, Fauzi Bowo atau yang akrab disapa Foke itu turut didampingi Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad serta Ketua Umum Bamus 1982 Zainudin.

Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah tokoh sepuh Betawi, ulama, pimpinan organisasi kemasyarakatan Betawi, serta perwakilan Majelis Kaum Betawi dari berbagai wilayah di Jakarta.

Foke menegaskan Kongres Istimewa Kaum Betawi telah menghasilkan satu kesepahaman bersama, yakni persatuan masyarakat Betawi dalam satu wadah adat.

Selain soal persatuan, dia juga menyampaikan aspirasi utama kaum Betawi, yaitu perlunya perubahan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang masyarakat adat Betawi.

Menurut dia, revisi Perda Nomor 4 Tahun 2015 perlu segera dilakukan agar keberadaan dan peran masyarakat adat Betawi semakin kuat secara hukum.

Oleh karena itu, dia memastikan aspirasi tersebut diperjuangkan melalui jalur legislasi oleh perwakilan masyarakat Betawi di DPRD DKI Jakarta.

Revisi perda itu juga diharapkan dapat dimasukkan ke dalam agenda pembahasan pada periode legislasi berikutnya.

"Preferensi kaum Betawi adalah perubahan Perda. Mudah-mudahan, ini bisa diperjuangkan di DPRD dan masuk dalam proses legislasi selanjutnya, Insya Allah awal tahun 2026," tutur Fauzi.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi menerima hasil Kongres Istimewa Kaum Betawi 2025 yang diserahkan oleh jajaran Majelis Kaum Betawi (MKB).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

26 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.