Pemkot Samarinda-IKN Bersiap Buka Penerbangan Samarinda-Kuala Lumpur
📅 Senin, 15 Des 2025, 07:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mulai menyiapkan berbagai langkah strategis guna membuka operasional rute penerbangan internasional perdana yang menghubungkan Samarinda, Kalimantan Timur (IKN) dengan Kuala Lumpur-Malaysia.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun di Samarinda, Minggu (14/12) malam, menjelaskan rute ini dijadwalkan mulai beroperasi di Bandara APT Pranoto pada Februari 2026.
Ia menegaskan Pemkot perlu melakukan persiapan matang untuk memastikan penerbangan internasional tersebut tidak hanya berjalan lancar secara teknis, tetapi juga mampu memberikan efek domino terhadap perekonomian daerah.
“Kami terus bersinergi dengan otoritas Bandara APT Pranoto untuk memperkuat kesiapan operasional. Pemkot Samarinda berkomitmen memberikan bantuan dukungan agar seluruh fasilitas pendukung penerbangan internasional ini terpenuhi,” ujar Andi Harun.
Andi Harun menyatakan optimistis bahwa konektivitas langsung dengan Malaysia akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, status Samarinda sebagai ibu kota provinsi sekaligus kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat pembukaan rute internasional menjadi kebutuhan mendesak.
“Ini adalah kabar yang sangat positif. Jika Samarinda terhubung langsung dengan jaringan internasional, hal itu akan menjadi trigger (pemicu) besar bagi kegiatan ekonomi kita,” jelasnya.
Ia merinci bahwa dampak ekonomi tersebut akan menyentuh langsung lapisan masyarakat, mulai dari peningkatan okupansi hotel, geliat industri kuliner, jasa transportasi darat, hingga sektor UMKM.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, langkah ini diharapkan mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan arus wisatawan dan pelaku bisnis.
Andi Harun mengungkapkan keberhasilan rute Kuala Lumpur nantinya akan menjadi pintu masuk bagi pembukaan rute-rute internasional lainnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim ini membidik potensi kerja sama dengan negara-negara ASEAN lainnya di masa depan.
“Setelah Kuala Lumpur, target kami adalah membuka penerbangan ke negara lain seperti Singapura, Thailand, atau bahkan Korea Selatan, terutama rute yang dapat dilayani oleh pesawat sejenis Boeing 737 atau Airbus A320,” tambahnya.
Meski optimistis, Andi Harun mengakui bahwa Bandara APT Pranoto masih memiliki keterbatasan infrastruktur, terutama terkait panjang landasan pacu (runway) yang belum memungkinkan untuk didarati pesawat berbadan lebar (wide body) seperti Boeing 747 atau 777 untuk penerbangan jarak jauh.
Guna mengatasi kendala tersebut, Pemkot Samarinda akan terus menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Perhubungan serta mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!