Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penembakan massal di Pantai Bondi Australia: 12 Orang Tewas

📅 Minggu, 14 Des 2025, 18:54 WIB | Oleh:
Penembakan massal di Pantai Bondi Australia: 12 Orang Tewas Doc: Istimewa
Ket. Polisi mengatakan satu tersangka penembak tewas, sementara yang kedua ditangkap dan dalam kondisi kritis. Delapan belas orang lainnya dibawa ke berbagai rumah sakit di Sydney.

SIDNEY - Sedikitnya 12 orang tewas, termasuk satu orang yang diduga sebagai pelaku penembakan, menyusul penembakan massal di pantai Bondi , di mana puluhan tembakan dilepaskan ke sebuah taman yang menjadi tempat penyelenggaraan festival Yahudi.

Dari The Guardian, Komisaris polisi NSW, Mal Lanyon, mengatakan pada Minggu malam bahwa polisi sedang menyelidiki kemungkinan adanya penembak ketiga, dan mengkonfirmasi bahwa penembakan tersebut telah dinyatakan sebagai insiden terorisme. Ia mengatakan polisi meyakini telah menemukan beberapa alat peledak rakitan di dalam sebuah kendaraan di dekat lokasi penembakan tak lama setelah kejadian tersebut.

“Saya juga telah memberikan wewenang khusus… untuk memastikan bahwa jika ada pelaku ketiga, dan saat ini kami sedang menyelidikinya, kami akan memastikan bahwa kami mencegah aktivitas lebih lanjut.”

Salah satu kepala eksekutif Dewan Eksekutif Yahudi Australia, Alex Ryvchin, mengatakan: “Saya pikir ini sangat disengaja dan sangat terarah.” Hari Minggu adalah hari pertama festival Yahudi Hanukkah.

Perdana Menteri NSW, Chris Minns, mengatakan kepada wartawan pada Minggu malam bahwa sekitar pukul 18.47, beberapa orang mulai menembaki “sekelompok keluarga yang ramai” di pantai Bondi di Archer Park.

“Tindakan pengecut berupa kekerasan yang mengerikan ini sungguh mengejutkan dan menyakitkan untuk dilihat, dan mewakili beberapa ketakutan terburuk kita tentang terorisme di Sydney ,” kata Minns.

“Hati kami berduka untuk komunitas Yahudi Australia malam ini. Saya hanya bisa membayangkan rasa sakit yang mereka rasakan saat ini melihat orang-orang terkasih mereka dibunuh saat mereka merayakan hari raya kuno ini.”

Lanyon membenarkan bahwa di antara korban tewas termasuk seorang pria yang diyakini sebagai salah satu dari setidaknya dua pelaku penembakan, sementara pelaku penembakan kedua berada dalam kondisi kritis.

Dua petugas polisi termasuk di antara 29 orang yang dilarikan ke berbagai rumah sakit, termasuk setidaknya satu anak.

Polisi mengatakan mereka telah menemukan "sejumlah barang mencurigakan" di sekitar lokasi kejadian, yang sedang diperiksa oleh petugas spesialis.

“Zona larangan masuk telah diberlakukan,” kata mereka. Polisi mengatakan tidak ada laporan tentang insiden lain di Sydney yang terkait dengan penembakan di Bondi.

Lebih dari 40 unit ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian, termasuk helikopter dan unit darat, serta paramedis spesialis dan perawatan intensif.

Pantai itu dipenuhi wisatawan dan penduduk setempat yang menikmati hari yang cerah dengan suhu 32 derajat Celcius ketika suara tembakan mulai terdengar. Olivia Matis mengatakan kepada Guardian bahwa dia sedang jogging di sepanjang jalan tepi pantai ketika dia mendengar suara yang menurutnya adalah kembang api.

“Lalu saya melihat orang-orang berjongkok dan kemudian orang-orang berkata: 'Lari'. Hanya ada tembakan, tembakan, tembakan… Saya berlari dan langsung berpacu.” Matiis mengatakan dia mendengar sekitar 50 tembakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ariana Grande Beri Hibah Bantuan Anak-Anak Gaza

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Beri Hibah Ba...
Luar Negeri
Tiongkok Merebut Gelar Supe...
Rona
Bernadya Rilis Album Kedua ...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 6
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.