Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PEKERTI CEO Forum 2025: Strategi PKRT Dibedah Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

📅 Kamis, 11 Des 2025, 16:40 WIB | Oleh:
PEKERTI CEO Forum 2025: Strategi PKRT Dibedah Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045 Doc: Istimewa

JAKARTA - Perkumpulan Perusahaan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Indonesia (PEKERTI) menggelar PEKERTI CEO Forum 2025 sebagai ajang strategis untuk mempertemukan para pemimpin perusahaan sektor PKRT. Forum ini berlangsung di Hotel Bidakara pada Kamis (11/12) dan mengangkat tema besar mengenai sinergi menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Acara tersebut dirancang sebagai ruang dialog bagi pimpinan industri yang tengah menghadapi dinamika pasar, perubahan regulasi, hingga perkembangan teknologi yang bergerak cepat. Para peserta sepakat bahwa industri PKRT butuh koordinasi yang solid dan langkah kolektif agar tetap relevan dan berdaya saing.

PEKERTI yang menjadi wadah perusahaan penghasil dan distributor produk PKRT memiliki misi memperkuat koordinasi industri sekaligus menjadi representasi bagi anggotanya. Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk membangun jalur komunikasi yang efektif antara industri dan regulator guna menciptakan ekosistem yang lebih adaptif.

Industri PKRT mencakup berbagai produk yang digunakan setiap hari di rumah tangga dan fasilitas publik, mulai dari tisu, disinfektan, detergen, hingga pewangi ruangan. Karena memiliki peran penting dalam mendukung kesehatan masyarakat, sektor ini disebut berada dalam masa perubahan yang menuntut inovasi serta kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Ketua Umum PEKERTI, Elly Mustrianita, menyampaikan pandangan mengenai arah transformasi industri.

"Industri PKRT berada dalam fase transformasi yang memerlukan respons cepat dan koordinasi yang kuat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa forum ini dikhususkan untuk para CEO agar dapat bertukar wawasan mengenai kebijakan baru sekaligus menyusun strategi bersama menghadapi tantangan industri.

Forum tersebut menghadirkan pembicara dari sektor regulasi dan industri, termasuk Direktur Pengawasan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dra. Eka Permatasari, Apt., M.K.M. Hadir pula Direktur Industri Kimia Hilir dan Farmasi Kementerian Perindustrian RI, Ir. Sopar Halomoan Sirait, M.Si., yang memaparkan arah kebijakan pendukung pertumbuhan industri PKRT.

Dari sisi pelaku industri, Andi Siswanto dari WorldPanel by Numerator memberikan pemaparan tentang tren perilaku konsumen dan dinamika pasar. Sementara itu, Wakil Ketua II PEKERTI, Nani Hidayani, turut memberikan perspektif industri dalam menavigasi perubahan regulasi.

Sesi diskusi panel menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara regulator dan industri untuk memperkuat daya saing sektor PKRT. Para peserta mendapatkan insight menyeluruh mengenai tantangan dan peluang, baik dari sisi kebijakan maupun perkembangan pasar.

Forum ini diyakini dapat memperkuat hubungan jangka panjang antara perusahaan anggota dan pemangku kebijakan sehingga industri dapat lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan. Para pelaku industri juga mendapat kesempatan membangun jaringan profesional yang dapat membuka peluang kolaborasi baru.

PEKERTI menegaskan bahwa seluruh hasil diskusi dalam forum akan dirangkum sebagai rekomendasi strategis bagi penguatan sektor PKRT nasional. Rekomendasi tersebut akan menjadi acuan dalam mendorong industri agar lebih kompetitif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan mempertemukan para CEO, regulator, serta analis industri dalam satu forum, acara ini menjadi momentum penting bagi penyusunan strategi industri PKRT ke depan. Industri ini diharapkan mampu terus berkembang, menghadirkan inovasi, dan tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta regulasi pemerintah.

Sebagai asosiasi independen, PEKERTI berkomitmen memperkuat ekosistem PKRT melalui advokasi kebijakan, peningkatan kapasitas industri, dan penguatan daya saing anggota. Langkah itu menjadi bagian dari upaya menciptakan industri PKRT yang kokoh dan mampu menempati posisi strategis dalam sistem kesehatan Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.