Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Pariwisata DIY Pastikan Tak Ada Penutupan Destinasi Wisata saat Libur Natal dan Tahun Baru

📅 Kamis, 11 Des 2025, 14:12 WIB | Oleh:
Dinas Pariwisata DIY Pastikan Tak Ada Penutupan Destinasi Wisata saat Libur Natal dan Tahun Baru Doc: antara foto
Ket. Kepala Dispar DIY Imam Pratanadi di Yogyakarta, Kamis (11/12).

YOGYAKARTA - Dinas Pariwisata (Dispar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan tidak ada penutupan destinasi wisata termasuk saat menjelang dan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Kami menegaskan bahwa tidak ada penutupan yang dilakukan terhadap destinasi wisata, semua destinasi wisata tetap beroperasi seperti biasa," ujar Kepala Dispar DIY Imam Pratanadi dalam keterangan resminya di Yogyakarta, Kamis (11/12).

Pernyataan itu disampaikan Imam menyusul berkembangnya informasi mengenai kerawanan tanah longsor di sejumlah destinasi wisata DIY.

Berdasarkan hasil olah data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, ia menyebut terdapat tiga kawasan yang berpotensi rawan longsor, yakni Perbukitan Menoreh, Pegunungan Sewu, serta Perbukitan Patuk - Imogiri, yang di dalamnya mencakup sejumlah destinasi wisata.

Dispar DIY menegaskan bahwa seluruh destinasi di kawasan tersebut tetap aman untuk dikunjungi dan aktivitas wisata dapat dilakukan seperti biasa.

Imam menjelaskan bahwa temuan kerawanan tersebut merupakan bagian pemetaan rutin mitigasi bencana.

“Kejadian tanah longsor merupakan fenomena alam yang tidak dapat diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, pemetaan kawasan yang berpotensi rawan longsor merupakan prosedur standar yang dilakukan dalam upaya mitigasi bencana,” katanya.

Meski begitu, menurut Imam, kejadian longsor di destinasi wisata selama ini skalanya terbatas.

“Menilik data yang ada, sejak tahun 2023 kejadian longsor di destinasi wisata tercatat hanya terjadi di area parkir Tebing Breksi,” ujarnya.

Kejadian longsor lainnya tidak secara spesifik terjadi di dalam destinasi sehingga tidak berdampak pada operasional.

Imam juga memastikan bahwa upaya mitigasi terhadap destinasi di kawasan rawan longsor telah dilakukan secara menyeluruh bersama berbagai pihak.

Pengawasan dilakukan bersama Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota, BPBD DIY, Satpol PP, TNI/Polri, pengelola destinasi, maupun masyarakat setempat. “Pengawasan kondisi destinasi tersebut dilakukan secara intensif," ucap dia.

Selain itu, Dispar DIY telah berkoordinasi dengan pengelola destinasi wisata dan desa wisata untuk menyiapkan rambu penunjuk arah maupun rambu peringatan, memastikan peralatan keselamatan berfungsi, serta memantau kondisi cuaca secara "real time" melalui CCTV dan informasi BMKG.

Imam pun mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tetap tenang dalam merencanakan kunjungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.