BGN, Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa SDN 01 Kalibaru Ditangani Sesuai Prosedur

Kamis, 11 Des 2025, 15:42 WIB

JAKARTA – Menyusul tertabraknya 21 siswa-siwa oleh mobil pembawa program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk ke area Lapangan Upacara SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan saat ini sedang dilakukan evaluasi menyeluruh. Langkah ini ditempuh sebagai bentuk tanggung jawab institusi terhadap keselamatan publik, serta komitmen terhadap penanganan yang profesional dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Menurut pihak BGN menegaskan bahwa insiden ini merupakan kasus tunggal yang tidak berkaitan dengan kualitas maupun kelayakan program MBG secara keseluruhan, sehingga program tetap berjalan aman dan normal di seluruh wilayah.

Ket. Foto: Pihak Kepolisian sedang melakukan olah TKP di Lapangan Upacara SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara pada hari Kamis (11/12). Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan dilakukan evaluasi menyeluruh usai insiden mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) menabrak 21 siswa di SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara. — Sumber: IST

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada publik atas terjadinya peristiwa tersebut. Pihaknya menyatakan prihatin terhadap kondisi pada korban korban.

“Pimpinan BGN menyesalkan terjadinya insiden ini dan turut prihatin atas kondisi korban. Evaluasi menyeluruh sedang dilakukan secara internal dan kami memastikan bahwa seluruh tahapan penanganan insiden ini berjalan sesuai standar prosedur yang berlaku,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Kamis (11/12).

Nanik menegaskan bahwa BGN telah mengaktifkan langkah tanggap darurat sejak laporan awal diterima, termasuk koordinasi dengan pihak sekolah, aparat kepolisian, serta fasilitas kesehatan yang merawat para korban.

Ia menambahkan bahwa informasi valid terkait perkembangan penanganan akan disampaikan secara berkala kepada publik agar tidak terjadi misinformasi atau hoaks yang dapat menimbulkan keresahan, terutama narasi yang mengaitkan insiden ini dengan kualitas program MBG secara keseluruhan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menginstruksikan jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas insiden tersebut, termasuk mendalami penyebab mobil MBG dapat masuk ke area sekolah hingga menabrak puluhan anak.

“Tentunya hal ini akan kita dalami, kenapa sampai terjadi kejadian mobil masuk dan menabrak ke halaman sekolah serta menimbulkan korban luka sampai saat ini,” jelasnya.

Nanik menambahkan, BGN mengimbau seluruh pihak untuk tetap merujuk pada informasi resmi dan tidak terpancing oleh narasi tidak terverifikasi yang beredar di media sosial. Dengan evaluasi menyeluruh dan koordinasi lintas lembaga yang kuat, BGN memastikan bahwa seluruh prosedur penanganan dan investigasi insiden dilaksanakan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai prinsip keselamatan publik.

“Program MBG dipastikan tetap berjalan normal dan aman, serta terus memberikan manfaat kepada jutaan siswa di seluruh Indonesia,” ujar Nanik

Insiden kecelakaan yang terjadi di SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis (11/12) pagi meninggalkan kepanikan bagi siswa, guru, dan orang tua. Sebuah mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) tiba-tiba menerobos pagar sekolah hingga menabrak barisan siswa yang sedang mengikuti kegiatan literasi sekitar pukul 06.39 WIB.

Kronologi kejadian masih diselidiki. Namun, kepolisian menyampaikan bahwa mobil pengangkut MBG milik swasta dengan nomor polisi B-2093-UIU itu tiba-tiba melaju dan menerobos pagar sekolah yang pagi itu dalam kondisi tertutup dan sedang berbaris di lapangan. Kendaraan tersebut kemudian merangsek masuk ke halaman dan menabrak siswa yang tengah berbaris.

  • Program MBG
  • Mobil MBG
  • SDN 01 Kalibaru, Jakarta Utara
  • mobil tabrak siswa SD

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.