Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polda DIY Siapkan 21 Pos Pengamanan untuk Operasi Lilin Progo 2025

📅 Rabu, 10 Des 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda DIY Siapkan 21 Pos Pengamanan untuk Operasi Lilin Progo 2025 Doc: Dok. Antara

YOGYAKARTA - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Kepolisian Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta memperkuat kesiapsiagaan dengan membangun puluhan pos pelayanan dan pengamanan di berbagai titik yang dianggap memiliki potensi kerawanan. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Lilin Progo 2025 yang digelar untuk menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus wisatawan.

“Ada 21 pos yang dibangun dalam pelayanan dan pengamanan oleh Polri melibatkan semua termasuk pemerintah daerah dan stakeholder, juga keterlibatan masyarakat,” ujar Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono usai rapat koordinasi Forkopimda DIY di Kompleks Kepatihan, Rabu.

Dari total pos tersebut, delapan di antaranya berada di kawasan pantai dan waduk yang dinilai memiliki risiko tinggi akibat potensi cuaca ekstrem, termasuk ancaman gelombang tinggi di pesisir selatan. Selain itu, terdapat 19 pos pelayanan dan pengamanan lain yang tersebar di seluruh wilayah DIY.

Untuk mendukung operasional pengamanan selama Operasi Lilin Progo 2025, Anggoro menyatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan 1.975 personel Polri serta sekitar 700 petugas dari instansi terkait, organisasi masyarakat, dan kelompok masyarakat.

Kapolda menjelaskan bahwa potensi kerawanan telah dipetakan secara menyeluruh, mulai dari cuaca ekstrem, gelombang tinggi, hingga aktivitas Gunung Merapi. “Memang ada ancaman gelombang tinggi pada pesisir laut selatan yang berpotensi, dan ini yang harus disampaikan pada masyarakat baik kepada wisatawan, penduduk, juga kepada para nelayan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, DIY menjadi salah satu tujuan wisata utama pada akhir tahun. Kondisi tersebut diprediksi berdampak pada peningkatan jumlah kendaraan, kemacetan, serta aktivitas masyarakat yang lebih intens.

Kawasan Malioboro disebut akan menjadi titik perhatian utama. “Malioboro menjadi pusat sentral untuk kehadiran para wisatawan. Tadi juga sudah disampaikan oleh Dinas Perhubungan bahwa ini akan diatur polanya, termasuk kantong-kantong parkir,” kata Anggoro.

Ia menegaskan bahwa pola pengaturan lalu lintas dan area publik masih dimatangkan bersama instansi terkait. “Kita memastikan seluruh rangkaian pengamanan Nataru dapat berjalan dengan lancar dari semua kegiatan untuk memelihara situasi kamtibmas dalam pelaksanaan Nataru 2025,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.