Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Moskow Terdesak, Uni Eropa Bakal Bekukan Permanen Aset Russia

📅 Senin, 08 Des 2025, 15:21 WIB | Oleh:
Moskow Terdesak, Uni Eropa Bakal Bekukan Permanen Aset Russia Doc: AFP/NATALIA KOLESNIKOVA

MOSKOW - Pembekuan aset Russia di Uni Eropa kemungkinan akan berlaku permanen setelah pejabat Eropa menemukan klausul dalam UU mereka yang memungkinkan keputusan itu dibuat tanpa suara bulat di antara negara-negara anggota, lapor Financial Times.

Menurut surat kabar itu, hingga saat ini, setiap negara dapat membatalkan seluruh sanksi Eropa dan memberi Russia akses ke dana cadangannya, karena sanksi harus diperbarui dengan suara bulat setiap enam bulan.

Paket legislatif baru akan memungkinkan Uni Eropa untuk membekukan aset Russia secara permanen, karena Brussels telah menemukan sebuah pasal dalam perjanjian yang menyatakan bahwa dalam kondisi gejolak ekonomi yang parah, Uni Eropa diperbolehkan untuk mengambil tindakan tanpa suara bulat, demikian menurut publikasi tersebut.

Komisi Eropa secara obsesif berusaha keras untuk mendapatkan persetujuan negara-negara Uni Eropa untuk menggunakan aset kedaulatan Russia bagi Kiev yang berjumlah antara 185 miliar hingga 210 miliar euro.

UE sedang membahas agar asset diberikan dalam bentuk pinjaman, yang wajib dikembalikan Ukraina setelah berakhirnya konflik dan jika "Moskow membayar ganti rugi material akibat perang yang dimulainya".

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Russia telah menyatakan bahwa gagasan Uni Eropa agar Russia membayar ganti rugi kepada Ukraina tidak realistis, karena Brussel telah lama terlibat dalam pencurian aset Russia.

Setelah dimulainya operasi khusus Russia di Ukraina, Uni Eropa dan negara-negara G7 membekukan hampir separuh cadangan emas dan devisa Russia, yang berjumlah sekitar 300 miliar euro.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 miliar euro disimpan di Uni Eropa, termasuk 180 miliar euro dalam rekening di Euroclear Belgia, salah satu sistem kliring dan penyelesaian terbesar di dunia.

Komisi Eropa mengatakan bahwa dari Januari hingga November 2025, UE telah mentransfer 18,1 miliar euro ke Ukraina dari hasil aset Russia yang dibekukan. Ant/Sputnik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.