Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyiar Radio Afrika Selatan Ditangkap Atas Dugaan Merekrut Pejuang untuk Rusia

📅 Kamis, 04 Des 2025, 04:45 WIB | Oleh:
Penyiar Radio Afrika Selatan Ditangkap Atas Dugaan Merekrut Pejuang untuk Rusia Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi. Pada tanggal 6 November, Afrika Selatan menerima permintaan bantuan dari 17 warga negara yang terlibat dalam perang di Ukraina dan sedang berupaya untuk memulangkan mereka.

JOHANESBURG - Seorang penyiar radio Afrika Selatan telah muncul di pengadilan atas tuduhan merekrut warga lokal untuk berperang demi Rusia dalam perang melawan Ukraina.

Menurut polisi setempat, Nonkululeko Mantula, seorang presenter berusia 39 tahun di stasiun radio milik negara SAFM, ditangkap, AP melaporkan .

Dari Militarnyi, ia dituduh merekrut empat pria dan mengatur mereka untuk bergabung dengan tentara Rusia.

Polisi Afrika Selatan melaporkan bahwa tiga tentara bayaran ditahan saat mencoba menaiki pesawat ke Rusia melalui Uni Emirat Arab.

Polisi meyakini tentara bayaran lain yang direkrut oleh Mantula telah berangkat ke Rusia.

Penangkapan presenter lembaga penyiaran negara itu terjadi di tengah penyelidikan terpisah terhadap putri mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, yang diduga merekrut 17 pria lainnya untuk berperang sebagai tentara bayaran untuk Rusia di Ukraina.

Pihak berwenang mencatat bahwa pekerjaan tentara bayaran adalah ilegal di Afrika Selatan.

Pejabat Afrika Selatan mengambil langkah untuk memperingatkan publik tentang kampanye di media sosial yang dipromosikan oleh para pemimpin opini yang menjanjikan pekerjaan atau kesempatan belajar di Rusia.

Pada tanggal 6 November, pemerintah melaporkan telah menerima permintaan bantuan dari 17 warga negara yang terlibat dalam perang di Ukraina dan sedang berupaya untuk memulangkan mereka.

Kemudian dilaporkan bahwa Duduzile Zuma-Sambudla, putri mantan Presiden Jacob Zuma, terlibat dalam perekrutan pria dari Afrika Selatan dan Botswana untuk bertugas di angkatan bersenjata Rusia.

Dia mengundurkan diri dari parlemen pada tanggal 28 November di tengah laporan mengenai perannya dalam perekrutan pria ke dalam tentara Rusia.

Pada tanggal 29 November, polisi Afrika Selatan menangkap empat pria yang direkrut sebagai tentara bayaran untuk tentara Rusia yang sedang dalam perjalanan ke Rusia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.