Kuartal IV Ekonomi Indonesia Diharapkan Tumbuh 5,08
Kamis, 04 Des 2025, 01:02 WIBJAKARTA - Ekonomi Indonesia untuk kuartal IV diproyeksikan tumbuh 5,08 persen. Angka ini sedikit lebih tinggi dari kuartal IIIyang mencapai 5,04 persen. Proyeksi ini datang dari tim ekonomi Bank Mandiri. Pertumbuhan ekonomi kuartal III tercatat 5,04 persen. Ini melambat sedikit dari kuartal kedua sebanyak 5,12 persen.
Dalam paparan Macro Economic Outlook Kuartal IV 2025 yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu, Kepala Riset Makroekonomi dan Pasar Keuangan Bank Mandiri Dian Ayu Yustina menyampaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,08 persen pada kuartal tersebut didorong oleh peningkatan konsumsi masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru.
âDengan melihat berbagai indikator utama sepanjang OktoberâNovember, kami menilai ekonomi Indonesia masih cukup tangguh. Pertumbuhan tahun ini diperkirakan berada di kisaran 5â5,1 persen, dengan kuartal IV lebih akseleratif,â kata dia. Dian Ayu menuturkan data awal kuartal IV 2025 menunjukkan tren positif konsumsi. Penjualan ritel tumbuh 4,3 persen pada Oktober, naik dari 3,7 persen pada September.
Indeks Kepercayaan Konsumen yang dikeluarkan Bank Indonesia juga meningkat signifikan ke 121,2 pada Oktober dari posisi sebelumnya 115. Ia menambahkan Mandiri Spending Index (MSI)--indikator belanja masyarakat yang dikembangkan oleh Mandiri-- mencatat kenaikan belanja konsumen sepanjang OktoberâNovember.
Meski sempat terjadi normalisasi belanja pada pekan keempat November, tren konsumsi diperkirakan kembali meningkat menjelang akhir tahun seiring pola musiman libur Natal dan Tahun Baru. MSI menunjukkan adanya pemulihan konsumsi sejak awal kuartal IV, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan belanja mingguan mencapai 36 persen, lebih tinggi dibanding kuartal III.
Ia menyebut pendorong utama belanja konsumen berasal dari pengeluaran mobilitas, aktivitas berbasis pengalaman, serta pembelian barang elektronik, khususnya telepon genggam. Dari sisi investasi, Dian Ayu mengatakan indikator menunjukkan tren campuran. Penjualan semen dan impor barang modal melambat pada Oktober, tetapi Purchasing Managersâ Index (PMI) manufaktur ekspansif di level 53,3, meningkat dibandingkan 50,4 pada kuartal III 2025.
Kredit produktif juga diperkirakan meningkat pada kuartal IV seiring membaiknya likuiditas perbankan. Sementara itu, neraca perdagangan masih positif meski ada potensi penurunan kontribusi net export akibat tren musiman kenaikan impor pada akhir tahun. Dari sisi fiskal, realisasi belanja pemerintah dinilai perlu terus dipercepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025.
âJika ingin mencapai outlook fiskal APBN pada sisa dua bulan terakhir 2025, pemerintah perlu merealisasikan belanja sebesar Rp934 triliun. Ini akan sangat berkontribusi terhadap peningkatan atau akselerasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat 2025,â katanya. Secara keseluruhan, Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 berada di kisaran 5 persen hingga 5,1 persen.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 mampu mencapai 5,6â5,7 persen. Menurutnya, tekanan ekonomi yang sempat terjadi kini telah berbalik arah menuju pemulihan. Menurut dia, pergerakan pasar saham yang naik signifikan menjadi salah satu sinyal pemulihan ekonomi. Ia menambahkan kebijakan penempatan dana pemerintah melalui Saldo Anggaran Lebih (SAL) turut menjadi faktor pendorong akselerasi pemulihan.
- Pertumbuhan Ekonomi
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Pemkab Kotim Targetkan Transaksi Rp3,5 Miliar di Pasar Ramadhan 1447 H
-
Wamenekraf: Art Party Bukti Kolaborasi Kreatif Tanpa Batas Sektoral
-
Dua Kejadian Kebakaran di Jakarta Utara Diduga akibat Korsleting Listrik
-
Dinamika Geopolitik Tak Goyahkan Optimisme BI DKI tentang Ekonomi Jakarta 2026
-
BPS: Ekonomi Q1-2026 Tumbuh 5,61% Ditopang Konsumsi
-
Jadwal Super League Pekan ke-29: Persib Layani Arema, Borneo Dijajal Semen Padang
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59% di Triwulan I, Topang Seperenam Ekonomi Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.