InJourney Destination Management Bantu Rehab Rumah Nenek Kroniah di Sleman Agar Layak Huni
Selasa, 18 Agu 2026, 18:19 WIBYOGYAKARTA - InJourney Destination Management (IDM) atau PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko meresmikan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada Ny Kroniah (70) warga Padukuhan Grembulgede, Selomartani, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin.
"Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi IDM untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar kawasan destinasi melalui komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL)," kata Direktur Utama IDM Febrina Intan saat peresmian bantuan rehabilitasi RTLH.
Menurut dia, bantuan rehabilitasi RTLH ini merupakan upaya perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang aman, sehat dan layak.
"Keberadaan kami di sini tidak hanya sekadar mengelola sebuah destinasi, tapi yang terpenting adalah bagaimana keberadaan IDM dapat memberikan manfaat terutama bagi masyarakat di sekitar, baik manfaat sosial maupun manfaat ekonomi," katanya.
Sebelum direnovasi, rumah Ny Kroniah merupakan bangunan nonpermanen berukuran 6 x 7 meter dengan dinding berbahan anyaman bambu atau "gedhek", lantai plester sederhana, serta genteng yang telah lapuk.
Rumah tersebut juga belum memiliki kamar tidur maupun fasilitas kamar mandi yang memadai.
Peresmian bantuan rehabilitasi RTLH tersebut diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan plakat yang dilakukan Dirut IDM Febrina Intan dengan disaksikan perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kalasan.
Seusai penandatanganan kemudian dilakukan pemotongan tumpeng oleh Febrina Intan dan diserahkan kepada penerima manfaat Ny Kroniah dan diikuti dengan penyerahan kunci rumah serta peninjauan di dalam rumah hasil rehabilitasi.
Febrina Intan mengatakan selama ini IDM telah melakukan rehabilitasi RTLH total 56 unit rumah yang tersebar di wilayah sekitar destinasi yang dikelola, baik itu di kawasan destinasi Candi Borobudur, Candi Prambanan maupun Keraton Ratu Boko.
"Rata-rata dalam satu tahun kami memberikan bantuan rehabilitasi RTLH antara dua hingga tiga unit rumah, tahun ini ada tiga unit rumah yang kami beri bantuan rehabilitasi," katanya.
Ia mengatakan, untuk ke depan diupayakan dalam satu tahun bisa memberikan bantuan rehabilitasi RTLH lebih banyak lagi, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan manfaat.
"Ya kalau bisa target kami ke depan dapat membantu rehabilitasi RTLH sekitar lima unit rumah," katanya.
Menurut dia, nilai bantuan yang diberikan untuk rehabilitasi satu unit RTLH berkisar antara Rp50 juta hingga Rp60 juta dan didukung dengan bantuan swadaya dari masyarakat di lingkungan setempat.
"Bantuan yang diberikan memang berbeda-beda, tergantung kondisi rumahnya. Tetapi untuk nilainya sekitar Rp50 juta hingga Rp60 juta dan ini didikung masyarakat setempat untuk tenaga yang mengerjakan dan lainnya," katanya. Ant
- injourney, pariwisata
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Kekeringan Melanda, BNPB Salurkan Bantuan Air Bersih ke Semarang dan Pasuruan
-
Bhima Yudhistira: SDM Terampil Tutup Kesenjangan Industri, Perkuat Ekonomi Nasional.
-
TMMD ke-129 Kodim 1505/Tidore Resmi Dibuka, Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.
-
Garuda-InJourney Berkolaborasi Perpanjang Waktu Liburan Turis Asing ke Berbagai Destinasi Wisata
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.