7.000 Warga Pulau Palue Butuh Air Bersih, KemePU Kerahkan Tandon dan Survei Geolistrik

Selasa, 18 Agu 2026, 18:55 WIB

SIKKA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemenuhan air bersih bagi sekitar 7.000 warga di 8 desa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026.

Sebagai langkah darurat, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II telah mengirimkan 4 unit tandon air berkapasitas 1.200 liter ke Pulau Palue. 

Ket. Foto: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemenuhan air bersih bagi sekitar 7.000 warga di 8 desa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 — Sumber: istimewa

“Kita pastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi sekarang, sekaligus kita siapkan sumber air yang dapat mendukung kebutuhan mereka dalam jangka panjang,” kata Menteri PU Dody Hanggodo, Selasa (18/8).

Untuk jangka panjang, BBWS Nusa Tenggara II akan melakukan survei geolistrik untuk memetakan potensi sumber air tanah. Hasil survei akan menjadi dasar penentuan titik pengembangan sumber air baru agar pemenuhan air tidak hanya mengandalkan sumber yang ada.

Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw bersama Bupati Sikka Juventus Kago telah meninjau langsung Pulau Palue pada Selasa (18/8). Dalam peninjauan, mereka melihat 3 dari sekitar 10 titik longsoran serta kondisi sumur bor yang dibangun 2023 dengan kapasitas 1,8 liter per detik.

Perbaiki Infrastruktur Lain

Selain air bersih, Kementerian PU juga melakukan pemulihan infrastruktur terdampak. Kebutuhan perbaikan bangunan pengaman pantai sepanjang 250 meter di kawasan Maluriu telah diidentifikasi.

Untuk membuka akses, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT menyiapkan 1 unit excavator tipe PC 200 untuk membersihkan material longsoran yang mengganggu akses masyarakat.

Kementerian PU juga memberi perhatian pada Kantor Camat Palue yang rusak akibat gempa sebagai bagian pemulihan fasilitas pelayanan publik.

“Melalui langkah tersebut, Kementerian PU memastikan penanganan Pulau Palue dilakukan secara bertahap dengan menempatkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, sebagai prioritas utama pascagempa,” tegas Menteri Dody.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Wagub Rano Karno Sapa Peserta Jamnas XII, Dorong Pramuka Jadi Agen Perubahan

Operasi Lutut Lebih Aman dan Terukur, RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi ROSA

Esports Nations Cup Ditunda ke November 2027, Ini Alasan Resmi EF

Purbaya: Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Paling Cepat bisa Berlaku September 2026

Ajang Lari Cirebon QRIS Run 2026, Sarana Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan QRIS

Inovasi Investasi dan Layanan Privilege Antarkan Danamon Raih Dua Penghargaan

Dompet Dhuafa Siapkan 81 Ton Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT

Purbaya: Insentif Motor Listrik Sudah Bisa Berlaku Mulai September 2026

7.000 Warga Pulau Palue Butuh Air Bersih, KemePU Kerahkan Tandon dan Survei Geolistrik

Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara

OT Group Konsisten Gelar Upacara Kemerdekaan di Pabrik dan Depo

LG Perkuat Pemasaran WashTower, Gandeng Dealer Spesialis untuk Perluas Edukasi Konsumen

Nelayan Kendari Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang pada 19 hingga 22 Agustus 2026

KAI Bangun 8 Tower Rusun MBR di Manggarai, Harga dan Skema Kredit Jadi Sorotan

Triwulan II-2026, Sektor Transportasi dan Pergudangan Tumbun 5,65%

InJourney Destination Bantu Rehab Rumah Nenek Kroniah di Sleman Agar Layak Huni

Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

Pascagempa di NTT, Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal

Sumatera Utara Diprediksi BMKG Masih Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan

Sejarah Mencatat! Akan Ada Pemain Indonesia Pertama Berlaga di Liga Champions

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.