Ajang Lari Cirebon QRIS Run 2026, Sarana Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan QRIS
Selasa, 18 Agu 2026, 19:11 WIBCIREBON, JAWA BARAT - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan kampanye penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui ajang lari yang memadukan olahraga dengan pengenalan transaksi digital kepada masyarakat.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Selasa (18/8), mengatakan ajang bertajuk Cirebon QRIS Run 2026 menjadi sarana untuk mengenalkan penggunaan QRIS dalam aktivitas pembayaran sehari-hari sekaligus mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
"Ini kegiatan yang sangat positif. Masyarakat bisa berolahraga sekaligus mendapatkan pemahaman tentang penggunaan QRIS," katanya.
Menurut dia, pengenalan QRIS perlu dilakukan melalui kegiatan yang dekat dengan masyarakat agar penggunaan pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari.
Ia mengatakan pemanfaatan QRIS juga berkaitan dengan perkembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karena metode pembayaran tersebut memberikan pilihan transaksi yang praktis bagi konsumen.
"Kita ingin kegiatan yang melibatkan masyarakat bisa terus berjalan dan memberikan dampak, termasuk bagi UMKM kita," ujarnya.
Ia menilai kolaborasi antara Pemkot Cirebon dan Bank Indonesia (BI) dalam kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas, terutama dalam mendorong masyarakat beralih ke transaksi yang lebih praktis melalui sistem pembayaran digital.
Ia menyampaikan ajang tersebut dilaksanakan pada Minggu (16/8), yang diikuti sekitar 2.000 peserta dari berbagai daerah di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan (Ciayumajakuning).
âKegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian Tri Karsa Festival 2026 yang berlangsung pada 14-17 Agustus,â katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis mengatakan Cirebon QRIS Run merupakan kegiatan lari perdana yang diselenggarakan pihaknya untuk memperkenalkan QRIS kepada masyarakat secara lebih luas.
Ia menjelaskan QRIS memiliki tagline CeMuMuAH yang berarti cepat, mudah, murah, aman, dan handal. Karakteristik tersebut membuat QRIS dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi masyarakat.
Wihujeng menyebutkan penggunaan QRIS di wilayah Ciayumajakuning terus menunjukkan perkembangan positif, yakni hingga Juni 2026 tercatat nominal transaksi QRIS mencapai Rp15,06 triliun atau tumbuh 284 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Capaian ini luar biasa. Kami tentu berharap masyarakat semakin terbiasa menggunakan QRIS dalam bertransaksi, termasuk ketika berbelanja di UMKM," ujarnya. Ant
- Pengguna QRIS
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Perahu Tenggelam di Kepulauan Tanimbar, Satu Orang Meninggal
-
BTN Gandeng BPS Manfaatkan Data Statistik Nasional untuk Pembiayaan Perumahan
-
Prosesi Larung Sesaji Muaragembong Dikawal 800 Kapal
-
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Teror Bom di SDN Srengseng Sawah 15
-
Melejit! QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta Pengguna hingga Juni 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.