Nelayan Kendari Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang pada 19 hingga 22 Agustus 2026

Selasa, 18 Agu 2026, 18:32 WIB

KENDARI, SULAWESI TENGGARA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari imbau nelayan untuk waspadai gelombang tinggi dan angin kencang di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berpotensi terjadi pada 19 hingga 22 Agustus 2026.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari Zumiana saat ditemui di Kendari, Selasa (18/8), mengatakan pihaknya mengimbau masyarakat pesisir serta pengguna jasa transportasi laut untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi yang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

Ket. Foto: Ilustrasi gelombag di wilayah Perairan Sulawesi Tenggara. — Sumber: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra

"Pola angin di wilayah perairan Sulawesi Tenggara umumnya bertiup dari arah Timur hingga Selatan dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 knot," kata Zumiana.

Ia menjelaskan kecepatan angin tertinggi yang diproyeksikan mencapai 26 knot atau setara 6 Skala Beaufort terdeteksi di beberapa titik strategis, yakni Teluk Bone, Perairan Wakatobi, dan Laut Banda Timur Wakatobi.

BMKG mencatat 10 lokasi perairan yang berpotensi diterjang gelombang sedang hingga tinggi 1,25 sampai 2,5 meter, yaitu Perairan Utara Wawonii, Selat Cempedak, Laut Banda Timur Wawonii, Perairan Buton, dan Laut Flores Selatan Buton.

"Selain itu, potensi gelombang tinggi juga mengintai Perairan Baubau, Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Wakatobi Bagian Barat, Perairan Wakatobi Bagian Timur, serta Laut Banda Timur Wakatobi," ujarnya.

Zumiana menyampaikan terkait kondisi sinoptik tersebut, BMKG menekankan adanya risiko tinggi terhadap keselamatan aktivitas pelayaran, khususnya bagi kapal skala kecil hingga menengah.

Risiko keselamatan dinilai sangat tinggi bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang menyentuh 1,25 meter.

"Sementara itu, bagi operasional kapal tongkang, potensi bahaya mengintai jika kecepatan angin menembus 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter," jelas Zumiana.

Dia menambahkan pihaknya mengimbau para nelayan dan operator kapal untuk selalu memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim serta menunda aktivitas pelayaran jika kondisi di laut tidak memungkinkan demi keselamatan jiwa. Ant

  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Operasi Lutut Lebih Aman dan Terukur, RS Premier Bintaro Hadirkan Teknologi ROSA

Esports Nations Cup Ditunda ke November 2027, Ini Alasan Resmi EF

Purbaya: Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Paling Cepat bisa Berlaku September 2026

Ajang Lari Cirebon QRIS Run 2026, Sarana Pemkot Cirebon Gencarkan Penggunaan QRIS

Inovasi Investasi dan Layanan Privilege Antarkan Danamon Raih Dua Penghargaan

Dompet Dhuafa Siapkan 81 Ton Bantuan untuk Penyintas Gempa NTT

Purbaya: Insentif Motor Listrik Sudah Bisa Berlaku Mulai September 2026

7.000 Warga Pulau Palue Butuh Air Bersih, KemePU Kerahkan Tandon dan Survei Geolistrik

Gempa Flores Rusak 4 Pasar Tradisional, Mendag: Pasar Inpres Ruteng Ditutup Sementara

OT Group Konsisten Gelar Upacara Kemerdekaan di Pabrik dan Depo

LG Perkuat Pemasaran WashTower, Gandeng Dealer Spesialis untuk Perluas Edukasi Konsumen

Nelayan Kendari Diimbau Waspadai Gelombang Tinggi dan Angin Kencang pada 19 hingga 22 Agustus 2026

KAI Bangun 8 Tower Rusun MBR di Manggarai, Harga dan Skema Kredit Jadi Sorotan

Triwulan II-2026, Sektor Transportasi dan Pergudangan Tumbun 5,65%

InJourney Destination Bantu Rehab Rumah Nenek Kroniah di Sleman Agar Layak Huni

Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

Pascagempa di NTT, Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal

Sumatera Utara Diprediksi BMKG Masih Berpotensi Hujan Sepekan ke Depan

Sejarah Mencatat! Akan Ada Pemain Indonesia Pertama Berlaga di Liga Champions

Dari Rumah Kontrakan Menuju Kemandirian Finansial: Perjalanan Inspiratif Seblak Ngapak Bali

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.