Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Pesisir Utara Tangerang Diminta Waspadai Banjir Rob

📅 Rabu, 03 Des 2025, 19:05 WIB | Oleh:
Warga Pesisir Utara Tangerang Diminta Waspadai Banjir Rob Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Petugas saat mengecek lokasi banjir yang melanda wilayah utara Kabupaten Tangerang, Banten.

KABUPATEN TANGERANG, BANTEN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengimbau kepada warga di bagian wilayah pesisir pantai utara daerah itu untuk mengantisipasi terjadinya fenomena rob atau air pasang dengan kapasitas besar yang menyebabkan bencana banjir.

"Kami mewaspadai potensi banjir rob yang terjadi di pesisir laut utara. Gelombang limpasan air laut itu diperkirakan bakal lebih tinggi dibanding periode sebelumnya," kata Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik di Tangerang, Rabu (3/12).

Ia mengatakan, ancaman banjir rob ini terjadi karena adanya fenomena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan baru.

Kendati demikian, dengan adanya potensi itu akan meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di pesisir utara Kabupaten Tangerang.

Dalam hal ini, BPBD telah bersiaga dalam menghadapi ancaman bencana alam tersebut. Beberapa fasilitas dan perlengkapan evakuasi seperti perahu, pelampung hingga mesin potong telah disiapkan.

"BPBD siap untuk membantu dengan sarana yang ada seperti perahu, pelampung, pompa alkon, senso atau alat potong," ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan logistik berupa kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak Rob.

"Kami juga menyiapkan beberapa logistik bagi yang terdampak," ucapnya.

Sebagai informasi, peringatan rob di wilayah pesisir Banten telah diinformasikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Rob dengan ketinggian di atas rata-rata akan terjadi di awal dan akhir Desember 2025.

Kepala Kelompok Kerja Data dan Informasi BMKG, Trian Asmarahadi mengatakan, fenomena ron di pesisir utara Serang dan Tangerang terjadi pada tanggal 5-13 dan 20-26 Desember 2025.

Menurutnya, gelombang rob yang akan datang ini akan lebih tinggi daripada periode sebelumnya. Sebab, fenomena supermoon dan musim penghujan datang di waktu yang bersamaan.

"Di bulan Desember karena di beberapa wilayah sudah masuk ke musim hujan, yang jelas akan lebih tinggi daripada bulan-bulan sebelumnya atau saat bulan-bulan kemarau. Ini pasti akan lebih tinggi," jelasnya.

BMKG pun mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap tenang dan sekaligus mewaspadai datangnya banjir rob. Selain itu masyarakat masyarakat diminta untuk tetap memantau informasi prakiraan cuaca yang secara realtime disampaikan BMKG.

"Jadi masyarakat tidak usah panik, dan tetap mengupdate apapun informasi dari BMKG, dan terus apabila ada pertanyaan ataupun informasi yang perlu konfirmasi, silahkan bertanya kepada BMKG," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.