Tiongkok dan Jepang Kembali Berselisih di Sekitar Pulau Sengketa
📅 Rabu, 03 Des 2025, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/JAPAN COAST GUARD
TOKYO - Kapal-kapal Jepang dan Tiongkok telah terlibat dalam ketegangan baru di sekitar pulau-pulau yang disengketakan pada Selasa (2/12), kata penjaga pantai kedua negara.
Hubungan kedua negara menjadi tegang sejak Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, bulan lalu menyatakan bahwa negaranya akan melakukan intervensi militer dalam setiap serangan Tiongkok terhadap Taiwan.
Penjaga Pantai Jepang mengatakan dua kapal patroli Penjaga Pantai Tiongkok telah memasuki perairan teritorial Jepang di sekitar Kepulauan Senkaku di Laut Tiongkok Timur pada Selasa dini hari, dan pergi beberapa jam kemudian.
Kepulauan Senkaku yang dikuasai Jepang, yang dikenal sebagai Diaoyu di Tiongkok, telah menjadi titik api rutin antara kedua negara selama beberapa dekade.
Setelah kapal patroli Penjaga Pantai Tiongkok berlayar menuju kapal nelayan Jepang, kapal Penjaga Pantai Jepang mengeluarkan tuntutan agar mereka meninggalkan perairan tersebut, kata Penjaga Pantai Jepang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Aktivitas kapal Penjaga Pantai Tiongkok yang berlayar di perairan teritorial Jepang di sekitar Kepulauan Senkaku sambil menegaskan klaim mereka sendiri pada dasarnya melanggar hukum internasional," kata mereka.
Juru bicara Penjaga Pantai Tiongkok, Liu Dejun, mengatakan bahwa sebuah kapal penangkap ikan Jepang telah memasuki perairan teritorial Tiongkok secara ilegal.
"Kapal Penjaga Pantai Tiongkok mengambil langkah-langkah pengendalian yang diperlukan dan mengeluarkan peringatan untuk mengusirnya," kata Liu di akun WeChat resmi Penjaga Pantai Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Penjaga Pantai Tiongkok akan terus melakukan kegiatan perlindungan hak dan penegakan hukum di perairan sekitar Kepulauan Diaoyu, dengan tegas menjaga kedaulatan wilayah nasional dan hak maritim," imbuh dia.
Insiden ini menyusul pertikaian serupa di sekitar kepulauan tersebut pada 16 November lalu, sekitar sepekan setelah komentar pedas PM Takaichi terkait Taiwan, Kyodo News melaporkan.
Ekspor Misil
Sementara itu Jepang dilaporkan sedang mempertimbangkan ekspor sistem misil pertahanan udara ke Filipina. Hal ini merupakan sebuah langkah potensial yang berisiko semakin membuat Tiongkok kesal di tengah pertikaian diplomatik antara kedua negara.
Tokyo telah mengadakan pembicaraan informal dengan Manila mengenai kemungkinan ekspor sistem misil Permukaan-ke-Udara Jarak Menengah Tipe 03, Kyodo News melaporkan pada Minggu (30/11), mengutip beberapa sumber.
Sistem misil Tipe 03 yang dikembangkan Jepang memiliki jangkauan sekitar 50 kilometer dan dapat mencegat pesawat maupun misil jelajah, menurut laporan. Sistem ini sama dengan yang direncanakan Tokyo untuk ditempatkan di Yonaguni, sebuah pulau sekitar 110 kilometer di lepas pantai timur Taiwan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!