Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Pelaku Seni, Anggota DPR Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Papua 

📅 Rabu, 03 Des 2025, 06:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Pelaku Seni, Anggota DPR Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Papua  Doc: ANTARA
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini (kanan) mengunjungi Sanggar Seni Nani Bili di Sorong, Papua.

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menegaskan pentingnya pembangunan ekosistem ekonomi kreatif yang kuat dan terintegrasi di Papua, khususnya di Kota Sorong.

Hal itu disampaikan Novita saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Sanggar Seni Nani Bili. Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaku seni yang selama ini berperan besar dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Ia mengungkapkan Sanggar Seni Nani Bili yang sudah berdiri puluhan tahun dan mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp7 juta per hari dari pertunjukan seni di jalanan.

“Bayangkan jika kreativitas ini dimultiplikasi. Jika masyarakat diberdayakan secara merata, mereka bisa mandiri melalui karya. Pemerintah jangan berdiri saja, harus ikut mendorong agar nilai pendapatan itu terus meningkat,” kata Novita dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (02/12) malam.

Legislator dari Dapil 7 Jawa Timur itu menyampaikan bahwa keterbatasan fiskal yang dialami pemerintah daerah dari Sabang sampai Merauke harus dihadapi dengan pendekatan kreatif, salah satunya melalui pengembangan kota kreatif.

Ia juga menyoroti minimnya fasilitas yang dimiliki sanggar, mulai dari tidak adanya gedung latihan hingga tempat yang masih beralaskan tanah. Menurutnya, pemerintah daerah harus hadir memberikan dukungan serta langkah nyata.

“Pemda punya banyak ruang yang tidak terpakai. Manfaatkan itu untuk tempat latihan. Lalu, berikan panggung untuk tampil dan bantu promosi mereka. Jangan hanya menggandeng talenta individu tanpa melibatkan sanggar yang membina mereka,” ujarnya.

Legislator muda asal Trenggalek itu juga mendorong pelatihan tambahan seperti konten kreator, agar pertunjukan seni Papua tidak hanya dinikmati wisatawan secara langsung, tetapi juga dapat menjangkau audiens digital yang lebih luas melalui platform seperti Facebook, Intagram, TikTok, dan media sosial lainnya.

Lebih lanjut, ia menilai pentingnya kolaborasi lintas sektor antara ekonomi kreatif dan pariwisata yang selama ini masih berjalan sendiri-sendiri.

Ia menegaskan bahwa anggaran kedua sektor harus disinergikan untuk melihat potensi daerah secara menyeluruh.

“Papua punya kekuatan pariwisata seperti Raja Ampat. Kita bisa menghentikan ketergantungan pada sektor ekstraktif seperti tambang yang notabene merusak ekosistem alam dan bisa menyebabkan bencana seperti yang terjadi saat ini di Sumatera. Ketika pertunjukan seni tumbuh, alamnya sudah ada, maka ekonomi kreatif muncul dari busana, aksesori, hingga kerajinan. Semua itu bisa bernilai ekonomi,” jelasnya.

Novita memastikan bahwa DPR RI khususnya Komisi VII akan terus mengadvokasi penguatan ekosistem ekonomi kreatif daerah, termasuk fasilitas, pelatihan, hingga akses panggung bagi pelaku seni.

"Jika semua sanggar diperlakukan setara dan didukung penuh oleh pemerintah daerah dan pusat, maka ekonomi daerah akan bergerak lebih cepat dan lebih berkeadilan." kata Novita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Makin Menjanjikan! Herdman ...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.