Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perusahaan AS dan Jerman Siap Bangun Industri Semikonduktor Awal 2026 di Batam

📅 Selasa, 02 Des 2025, 15:23 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Perusahaan AS dan Jerman Siap Bangun Industri Semikonduktor Awal 2026 di Batam Doc: istimewa
Ket. Mr. Walter Grieves, President Director of PT Quantum Luminous Indonesia

JAKARTA-Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) dan Jerman bakal membangun industri semikonduktor di Batam. Rencananya pembangunan dimulai awal tahun depan. Investasi ini diharapkan ikut menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2029 sebesar 8 persen.

"Langkah ini menandai komitmen kuat Perusahaan-perusahaan tersebut untuk mempercepat realisasi investasi besar di sektor industri berbasis semikonduktor dan industri manufacture kaca berteknologi tinggi di Indonesia," demikian ungkap Presiden Direktur PT Quantum Luminous Indonesia, Walter William Grieves di Jakarta, Selasa (2/12).

Adapun perusahaan itu tergabung dalam konsorsium di bawah, PT Quantum Luminous Indonesia, PT Terra Mineral Nusantara dan Tynergy Group (PT Energy Tech Indonesia, PT Essence Global Indonesia) dan segera memulai konstruksi fasilitas industri strategis semikonduktor, hilirisasi 

pasir silika, dan produksi kaca di Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park, Pulau Galang, Kepulauan Riau. 

Dimulai dari Pertemuan G20 Bali 2022, rencana investasi Tynergy Group di Indonesia berawal dari pertemuan pada saat penyelenggaraan KTT G20 Bali tahun 2022, melalui diskusi dengan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita dan pertemuan yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar RI di Washington DC – USA saat itu, Rosan Roeslani Perkasa. Pada kesempatan tersebut, stakeholders menyampaikan minat mendalam untuk mendukung penguatan global supply chain dari industri semikonduktor dan program hilirisasi.

Penguatan melalui Nota Kesepahaman Kerjasama pada saat penyelenggaraan Hannover Messe 2023 Komitment Investasi antara Tynergy Group dengan Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park semakin kuat setelah penandatangan MOU pada saat penyelenggaraan Hannover Messe 2023 di Jerman, Pameran industri terbesar di dunia di mana Indonesia menjadi salah satu country partner yang di fasilitasi oleh Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita. 

Dalam pertemuan tersebut, konsorsium tersebut kembali menegaskan minatnya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur strategis, melalui salah satu program strategis Pemerintah di bidang hilirasasi sumber daya alam. Penandatanganan Komitmen Investasi 12 November 2023

Momentum kerja sama ini berlanjut dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Tynergy Group dengan PT Galang Bumi Industri, selaku pengelola PSN Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park pada 12 November 2023, disaksikan langsung oleh Rosan Roeslani Perkasa, yang menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada saat itu. 

Penandatanganan ini menjadi tonggak resmi komitmen perusahaan-perusahaan tersebut untuk berinvestasi dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu basis manufaktur globalnya.

Pertemuan dengan BP Batam dan Investasi di Galang Tynergy Group dan PT Quantum Luminous Indonesia juga telah melakukan rangkaian pertemuan dengan BP Batam, khususnya terkait kesiapan lahan, utilitas, dan dukungan infrastruktur bagi pembangunan, pabrik semikonduktor, untuk mendukung kebutuhan global chip dan elektronik, pabrik manufaktur solar cell dan wafer dan pabrik hilirisasi pasir silika. Total nilai investasi yang disiapkan diperkirakan mencapai USD 26,730,000,660.

Percepatan Perizinan 

Sebagai bagian dari upaya percepatan realisasi investasi proyek, perusahaanperusahaan tersebut kini secara resmi mendesak percepatan finalisasi seluruh proses perizinan yang diperlukan agar konstruksi tahap pertama dapat segera dimulai.

Mengingat rencana pembangunan ini berada dalam status Proyek Strategis Nasional, perusahaan menilai percepatan izin sangat penting untuk memastikan, kepastian investasi, kesiapan rantai pasok industri, penyerapan tenaga kerja lokal dan transfer acknowledge dan technology melalui program vocational pada perusahaan induk yang berbasis di Jerman serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam global supply chain industri semikonduktor dan berteknologi tinggi.

Tynergy Group dan PT Quantum Luminous Indonesia menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat dan siap memulai Pembangunan setelah seluruh perizinan teknis dan administratif dirampungkan serta berpartisipasi dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2029 sebesar 8 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
BMKG: Gempa M 7,7 di Mindan...
Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 8 Ju...
Ekonomi
Pertamina Berhasil Tangani ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.