Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Mataram Minta Aparat Cermati Anomali Cuaca

📅 Selasa, 02 Des 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Pemkot Mataram Minta Aparat Cermati Anomali Cuaca Doc: ANTARA/HO-BPBD Mataram
Ket. Longsor di Jalan Pinggir Sungai Jangkuk Dasan Agung, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, salah satu dampak bencana hidrometeorologi. Minggu (30/11).

MATARAM -- Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, meminta semua aparat mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD), untuk mencermati situasi dan kondisi yang berkembang akibat anomali cuaca.

"Kondisi anomali dan peningkatan eskalasi cuaca saat ini, semua harus memantapkan posko kesiapsiagaan bencana," kata 
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram H Lalu Martawang di Mataram, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Martawang usai menghadiri rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana di Kota Mataram, melalui pemantapan kesiapsiagaan hidrometeorologi 2025-2026.
 
Terkait dengan itu, semua posko bencana di tingkat kelurahan, kecamatan, dan tingkat kota harus melakukan cek ulang terhadap seluruh kesiapsiagaan bencana.

"Apakah itu terkait personel, peralatan, hingga peta bencana di wilayah masing-masing," katanya.

Misalnya, untuk banjir rob titiknya di mana, potensi genangan, potensi longsor, puting beliung dan potensi bencana lainnya harus sudah dipetakkan.

Sementara ketika terjadi bencana, lanjutnya, unsur pemerintah harus hadir pertama di tengah masyarakat untuk memberikan narasi positif kepada warga guna memotivasi dan memulihkan semangat warga kembali.

"Ketika bencana terjadi, masyarakat butuh kehadiran pemerintah di tengah mereka sebagai motivasi," katanya.

Di sisi lain, OPD-OPD teknis lainnya seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Kesehatan, dan lainnya juga dipastikan dapat melakukan kesiapsiagaan di bidang masing-masing.

Misalnya, untuk Dinas Sosial memastikan semua peralatan kebencanaan harus dipastikan siap pakai. Seperti tangki air bersih, dapur umum lapangan dan bantuan makanan siap saji bagi korban bencana.

Sementara untuk kebutuhan beras bantuan, katanya, DKP Kota Mataram sudah menyiapkan sebanyak 20 ton beras untuk antisipasi dampak bencana hidrometeorologi. Seperti, banjir, banjir rob, longsor, puting beliung, dan lainnya.

"Selain itu, kami berharap masyarakat juga tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang berpotensi cuaca ekstrem," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

22 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.