Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Mataram Minta Aparat Cermati Anomali Cuaca

31 Selasa, 02 Des 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Pemkot Mataram Minta Aparat Cermati Anomali Cuaca Pemkot Mataram Minta Aparat Cermati Anomali Cuaca Doc: ANTARA/HO-BPBD Mataram
Ket. Longsor di Jalan Pinggir Sungai Jangkuk Dasan Agung, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, salah satu dampak bencana hidrometeorologi. Minggu (30/11).

MATARAM -- Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, meminta semua aparat mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD), untuk mencermati situasi dan kondisi yang berkembang akibat anomali cuaca.

"Kondisi anomali dan peningkatan eskalasi cuaca saat ini, semua harus memantapkan posko kesiapsiagaan bencana," kata 
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Mataram H Lalu Martawang di Mataram, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Martawang usai menghadiri rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana di Kota Mataram, melalui pemantapan kesiapsiagaan hidrometeorologi 2025-2026.
 
Terkait dengan itu, semua posko bencana di tingkat kelurahan, kecamatan, dan tingkat kota harus melakukan cek ulang terhadap seluruh kesiapsiagaan bencana.

"Apakah itu terkait personel, peralatan, hingga peta bencana di wilayah masing-masing," katanya.

Misalnya, untuk banjir rob titiknya di mana, potensi genangan, potensi longsor, puting beliung dan potensi bencana lainnya harus sudah dipetakkan.

Sementara ketika terjadi bencana, lanjutnya, unsur pemerintah harus hadir pertama di tengah masyarakat untuk memberikan narasi positif kepada warga guna memotivasi dan memulihkan semangat warga kembali.

"Ketika bencana terjadi, masyarakat butuh kehadiran pemerintah di tengah mereka sebagai motivasi," katanya.

Di sisi lain, OPD-OPD teknis lainnya seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Kesehatan, dan lainnya juga dipastikan dapat melakukan kesiapsiagaan di bidang masing-masing.

Misalnya, untuk Dinas Sosial memastikan semua peralatan kebencanaan harus dipastikan siap pakai. Seperti tangki air bersih, dapur umum lapangan dan bantuan makanan siap saji bagi korban bencana.

Sementara untuk kebutuhan beras bantuan, katanya, DKP Kota Mataram sudah menyiapkan sebanyak 20 ton beras untuk antisipasi dampak bencana hidrometeorologi. Seperti, banjir, banjir rob, longsor, puting beliung, dan lainnya.

"Selain itu, kami berharap masyarakat juga tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang berpotensi cuaca ekstrem," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.