Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banyuwangi Juara Nasional! Pemkab Sabet Penghargaan Tata Kelola Terbaik

📅 Selasa, 02 Des 2025, 21:54 WIB | Oleh:
Banyuwangi Juara Nasional! Pemkab Sabet Penghargaan Tata Kelola Terbaik Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan paenghargaan kepada BUpati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Jakarta.

BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur meraih penghargaan Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Terbaik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

Dengan skor 82,92, Banyuwangi menjadi satu-satunya pemerintah kabupaten yang menempati posisi tertinggi dalam penilaian nasional lintas kategori fiskal.

"Alhamdulillah Banyuwangi menjadi satu-satunya pemkab yang mendapatkan penghargaan di bidang Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, baik dari daerah dengan fiskal rendah, sedang ataupun tinggi," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Selasa.

Banyuwangi memperoleh nilai tertinggi untuk kategori kabupaten, dan berhasil mengumpulkan skor 82,92, jauh di atas nilai terendah 23,24 dan di atas nilai rata-rata sebesar 65,15. Kategori ini mencakup seluruh pemerintah daerah dari fiskal rendah, sedang hingga tinggi.

Menurut dia, penghargaan dari Kemendagri itu berkat kinerja semua sektor yang terus dilakukan orkestrasi, di antaranya  melalui pertemuan rutin dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga camat.

Selain itu, lanjut Ipuk, pertemuan rutin itu juga dilakukan setiap pekan dan mengupas berbagai persoalan mingguan untuk bisa diselesaikan secara lintas sektoral.

"Dari pertemuan ini, kami urai persoalan dan kami bagi habis tanggung jawab masing-masing OPD. Dari sini tidak ada lagi ego sektoral yang kerap membuat persoalan tidak teratasi," ujar dia.

Ia menyampaikan di berbagai OPD juga ditekankan prinsip pelayanan publik yang partisipatif dalam program Banyuwangi Melayani.

Sebaiknya Anda baca juga:

Program ini, kata dia, memberikan contact person setiap penanggung jawab OPD ke publik, sehingga dapat memperoleh penyelesaian secara efektif.

"Hal ini juga memutus adanya makelar, pungli atau sejenisnya dalam memberikan pelayanan publik," tutur Ipuk.

Dia juga berharap bisa menjadi penyemangat kinerja seluruh jajaran birokrasi di Pemkab Banyuwangi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.