Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Melemah, Profit Taking Ramai-Ramai Tekan Pasar

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Melemah, Profit Taking Ramai-Ramai Tekan Pasar Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak A
Ket. Pengunjung melihat layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ditutup melemah, terutama dipicu oleh aksi profit taking setelah reli terbatas pada sesi sebelumnya.

Pelaku pasar memilih mengamankan keuntungan di tengah sentimen global yang masih berfluktuasi dan minimnya katalis positif domestik.

Tekanan jual terjadi pada sejumlah sektor berkapitalisasi besar, sehingga menahan potensi penguatan indeks.

Kondisi ini mencerminkan sikap pasar yang lebih berhati-hati menjelang rilis data ekonomi dan perkembangan eksternal, sekaligus menunjukkan bahwa pergerakan IHSG masih sensitif terhadap perubahan sentimen jangka pendek.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/11) sore, ditutup melemah 37,15 poin atau 0,43 persen ke posisi 8.508,71 seiring dengan aksi “profit taking” pelaku pasar di pasar saham Indonesia.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,27 poin atau 0,74 persen ke posisi 845,76.

“Koreksi IHSG antara lain dipicu oleh profit taking setelah sempat mencapai rekor tertinggi baru pada pekan ini,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati data-data ekonomi domestik yang akan dirilis pada pekan depan, yaitu indeks Manajer Pembelian (PMI) sektor manufaktur, neraca perdagangan, serta data inflasi pada Senin (01/12). Selain itu, juga data cadangan devisa pada Jumat (5/12).

Neraca perdagangan Oktober 2025 diperkirakan surplus sebesar 3,8 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dari 4,34 miliar dolar AS pada September 2025. Sedangkan inflasi diperkirakan mencapai 0,3 persen month to month (mtm) dan 2,8 persen year on year (yoy) pada November 2025.

Dari kawasan Asia, pelaku pasar mencermati perkembangan data ekonomi terbaru, diantaranya inflasi Jepang turun menjadi 2,7 persen pada Oktober 2025, melambat dari 2,8 persen pada September 2025, sementara inflasi inti menjadi 2,8 persen dari 2,7 persen pada September 2025.

Data inflasi tersebut, lebih tinggi dari target bank sentral Jepang yang sebesar 2 persen, sehingga memperkuat potensi akan kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor menguat yaitu dipimpin sekto energi yang naik sebesar 1,16 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 0,82 persen dan 0,56 persen.

Sedangkan enam sektor melemah yaitu sektor teknologi turun paling dalam sebesar 1,91 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor barnag baku yang masing-masing turun 0,58 persen dan 0,57 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Daerah
Pemkab Lumajang Akui Terjad...
Daerah
Bangka Tengah Terapkan Eco ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.