Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tumbler Hilang di Tas Penumpang, KAI Commuter: Petugas Belum Dipecat!

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 17:14 WIB | Oleh:
Tumbler Hilang di Tas Penumpang, KAI Commuter: Petugas Belum Dipecat! Doc: ANTARA/HO-KAI Commuter
Ket. Sejumlah penumpang kereta saat mengantre di Stasiun Tanah Abang, Jakarta.

JAKARTA - PT KAI Commuter menegaskan tidak memecat petugas yang diduga lalai dalam penanganan tas penumpang berisi tumbler yang viral hilang di Commuter Line pada Senin (17/11). 

Perusahaan menyatakan penelusuran internal masih berjalan dan seluruh tindakan akan mengikuti prosedur kepegawaian serta regulasi ketenagakerjaan.

"KAI Commuter tidak melakukan pemecatan sebagaimana isu beredar, karena memiliki aturan dan prosedur terkait kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Karina menyampaikan bahwa pihaknya perlu melakukan penelusuran lebih dahulu untuk memastikan kejadian sebenarnya.

“Sebagai tahap awal, tentunya kami melakukan koordinasi kepada pihak mitra pengelola petugas 'front liner',” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh petugas di lapangan selalu diarahkan untuk menjalankan prosedur standar operasional (SOP) dengan baik agar pelayanan kepada pengguna tetap terjaga.

“Pihak mitra masih melakukan evaluasi internal untuk melihat lebih jelas kondisi yang terjadi,” katanya.

KAI Commuter akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar situasi serupa dapat dicegah ke depannya.

Pihaknya mengingatkan kembali bahwa barang pribadi yang tertinggal di dalam commuter line merupakan tanggung jawab pengguna. "Karena itu kami mengimbau agar seluruh pengguna tetap menjaga dan memperhatikan barang bawaannya dengan baik," katanya.

Karina menyebutkan setiap stasiun memiliki layanan "lost and found", barang yang ditemukan akan didata dan disimpan oleh petugas.

Jika tidak diambil dalam kurun waktu tertentu di stasiun tujuan akhir, barang tersebut akan dipindahkan ke gudang pusat untuk penyimpanan lebih lanjut. Pengambilan barang tertinggal dilakukan mengikuti prosedur yang berlaku.

"Namun pada prinsipnya, kami tetap mengajak seluruh pengguna commuter line untuk memastikan barang bawaannya aman dan tidak tertinggal, barang bawaan merupakan tanggung jawab pelanggan,” katanya.

Sebelumnya beredar sebuah unggahan viral di media sosial Instagram yang diunggah oleh akun @jabodetabek24info. Unggahan tersebut menjelaskan kronologi seorang pengguna commuter line yang terkejut karena isi tas, yakni sebuah tumbler hilang.

Ketika ditanyakan kepada petugas, ia mendapat jawaban bahwa petugas tersebut tidak melakukan pengecekan isi tas saat proses serah terima barang hilang. "Petugas tersebut juga mengaku lalai karena tidak memeriksa isi tas tersebut," tulis akun tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Daerah
Penanganan Kebakaran TPA Ta...
Nasional
Jelarang, Satwa Langka Terl...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.