Transpulmin, RS Bunda, dan Supermom Gelar Intimate Healing Experience Dukung Kesehatan Bayi dan Ketenangan Ibu
📅 Kamis, 27 Nov 2025, 19:30 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Transpulmin
JAKARTA – Dalam rangka Bulan Kesehatan Nasional, Transpulmin berkolaborasi dengan RS Bunda (BMHS) dan Supermom sukses menggelar “Dear Moms, We See You.” Dipandu figur publik Ersa Mayori acara yang digelar di Auditorium RSU Bunda Menteng ini diharapkan dapat menjawab kecemasan ibu baru, melalui edukasi kesehatan bayi, terutama saat flu dan Intimate Healing Experience.
Acara edukasi itu dibuka oleh Lydia Tjahaja, MCH Director Menarini Indonesia, yang menekankan pentingnya dukungan penuh bagi ibu baru. Melalui Intimate Healing Experience, kami ingin para ibu tahu bahwa mereka tidak sendirian.
“Transpulmin hadir, sebagai wujud komitmen Menarini, untuk mendampingi ibu dan Si Kecil, baik dari aspek kesehatan terutama saat Si Kecil Flu maupun kenyamanan emosional ibu,” kata Lydia Tjahaja, MCH Director Menarini Indonesia melalui siaran pers pada hari Kamis (27/11).
Ia menerangkan, sebagai Market Leader balsam bayi dan anak yang telah dipercaya ibu Indonesia selama lebih dari 25 tahun, Transpulmin hadir dengan dukungan Menarini Group, perusahaan farmasi global asal Italia dengan komitmen dalam menjaga kualitas dan keamanan konsumen.
“Transpulmin sebut merupakan pilihan tepercaya dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan Si Kecil. Perusahaan ini percaya bahwa kesehatan dan kenyamanan anak dimulai dari inner calm (ketenangan) ibu,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam seremoni simbolik Transpulmin menyerahkan hampers Transpulmin kepada BMHS. Acara ini menegaskan kesamaan komitmen kedua institusi dalam memberikan edukasi dan dukungan emosional pada ibu.
Pada sesi Moms Sharing Session with Expert, Dr. Mulki Angela, CIMI, Sp.A, Ph.D (Dokter Spesialis Anak BMHS), menjelaskan kerentanan bayi terhadap common cold , flu & ISPA mulai dari penyebab, gejala, keparahan, hingga self-limiting disease vs risiko komplikasi.
“Common cold pada bayi umumnya tidak membutuhkan antibiotik, sehingga terapi suportif menjadi kunci utama. Terapi suportif membantu pemulihan melalui Hidrasi optimal (ASI/cairan), istirahat, serta pijatan lembut dengan balsam bayi untuk memberikan kehangatan yang nyaman pada bayi serta meringankan gejala yang mengganggu seperti hidung tersumbat,” jelas Dr. Mulki melalui keterangannya pada hari Kamis (27/11).
Sebaiknya Anda baca juga:
Para ibu juga dibekali panduan Tanda Bahaya (Red Flags) kapan harus segera membawa anak ke dokter seperti napas cepat/terengah, demam tinggi berkepanjangan, penurunan kesadaran, bayi tampak membiru, dan tidak mau menyusu.
Dalam sesi yang sama, dr. Liem Hui Ling, M.Biomed (Head of Medical Affairs Menarini Indonesia), menjelaskan hidung tersumbat dapat mengganggu kenyamanan tidur sehingga diperlukan balsam bayi untuk membantu meringankan hidung tersumbat. Pijatan hangat yang nyaman diharapkan dapat mengurangi rewel dan mendukung bayi tidur nyenyak.
“Balsam bayi juga membantu pelepasan uap yang hangat yang stabil dan tahan lama, penting untuk kenyamanan bayi sepanjang tidur. Tekstur krim yang lembut, ringan, dan tidak lengket di kulit, juga membuat ibu nyaman,” katanya.
Eucalyptol: Natural decongestant yang membantu meringankan hidung tersumbat, serta memberikan sensasi hangat yang nyaman. Eucalyptol juga memiliki efek mukolitik (mengencerkan lendir). Chamomile Concentrate: Membantu memberi aroma yang menenangkan (calming) jika dioleskan. Senyawa aktifnya juga dikenal membantu relaksasi.
Comforting Rituals & Hypnotherapy: Dukungan Emosional bagi Ibu
Selain edukasi medis, para ibu mengikuti Comforting Rituals bersama Nujuh Bulan Studio mempelajari teknik pijat dan cara aplikasi Transpulmin yang tepat untuk efektivitas maksimal, termasuk momen terbaik mengaplikasikan balsam sebelum tidur dan setelah mandi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!