Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Lanjut Kasus Ibu Hamil Meninggal di Papua, Kemenkes Prioritaskan Perbaikan di Empat Sektor

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Dia ingin melakukan persalinan normal, tapi tidak bisa dengan istilahnya karena setelah ditolong kurang lebih lima jam nggak bisa, kemungkinan karena bayinya gede, terjadi komplikasi, disarankan untuk dilakukan caesar," katanya.

Karena tidak ada dokter, akhirnya Irene dirujuk ke Rumah Sakit Dian Harapan. Akan tetapi, RS itu tidak ada dokter spesialis anestesi, dan NICUnya sedang penuh.

"Sehingga pasien itu belum sempat turun, masih di mobil, seperti itu. Kemudian pasien tersebut dirujuk lagi, mencari ini inisiatif, untuk dirujuk ke Rumah Sakit Abepura," ujar Sari.

Di RS Abepura, katanya, tidak bisa operasi karena keterbatasan sarana, sebab keempat kamar operasinya direnovasi. Akhirnya pasien dipindahkan ke RS Bhayangkara. Di RS Bhayangkara, katanya, ada dokter obgyn dan spesialis anestesi, namun tidak ada rawat inap kelas tiga.

Setelah itu, Irene disarankan untuk ke rawat inap di sebuah RS swasta. Di sana, Irene diminta membayar sekitar Rp 3-4 juta. Karena masalah ekonomi, akhirnya mereka pindah ke RS lain.

"Nah, di perjalanan pasien tersebut terjadi kejang. Nah, kejang, kemudian diputuskan sama bidan mencari, terdekat balik lagi ke Rumah Sakit Bhayangkara tersebut," ujarnya.

Oleh bidan, dilakukan penanganan, katanya, namun nyawa Irene tidak tertolong.

Sebelumnya, Irene Sokoy asal Kampung Hobong, Sentani, Jayapura, meninggal dunia bersama bayi dalam kandungannya setelah diduga ditolak empat rumah sakit di Kabupaten dan Kota Jayapura pada Senin (17/11) sekitar pukul 05.00 WIT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.