Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Kendaraan Terjebak Banjir Sungai Batang Pasaman

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 08:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Kendaraan Terjebak Banjir Sungai Batang Pasaman Doc: ANTARA
Ket. Personel Polres Pasaman Barat saat mengatur antrean kendaraan yang terjebak banjir Sungai Batang Pasaman di Nagari (Desa) Aia Gadang Kecamatan Pasaman. Diperkirakan ratusan kendaraan terjebak banjir hingga Kamis.

SIMPANG EMPAT – Ratusan kendaraan terjebak karena banjir menutupi jalan nasional di Aia Gadang Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, sejak Rabu (26/11) hingga Kamis pagi.

"Arus lalu lintas putus total karena air menggenangi jalan dengan ketinggian mencapai satu meter lebih. Sampai pukul 08.00 WIB pagi ini sudah 12 jam kendaraan terjebak," kata Kepala Bagian Ops Polres Pasaman Barat Kompol Muzhendra di Simpang Empat, Kamis (27/11).

Menurutnya, akibat lupakan Sungai Batang Pasaman jalan nasional yang menghubungkan Pasaman Barat bagian selatan ke bagian utara tidak bisa dilalui kendaraan.

Panjang antrean kendaraan menuju enam kecamatan di Pasaman Barat dan menuju Sumatera Utara diperkirakan mencapai dua kilometer sejak Rabu (26/11) malam.

Jalan itu merupakan jalan satu-satunya menuju enam kecamatan yang ada di Pasaman Barat.

Pihaknya sudah menurunkan puluhan personel untuk mengatur lalu lintas di lokasi banjir. Selain itu, juga membantu warga yang terdampak banjir.

"Kita mengimbau pengendara agar tetap sabar dan tidak terburu-buru menyeberangi banjir karena sangat berbahaya bagi keselamatan mereka," ujarnya.

Salah seorang pengendara Dodi (40) mengatakan dia sudah terjebak sekitar 10 jam sejak Sungai Batang Pasaman meluap.

"Saya hendak ke Simpang Empat dari Tanah Batahan. Namun, hingga pagi ini kendaraan tidak bisa melewati derasnya luapan air," katanya.

Selain menutupi badan jalan, puluhan rumah di sekitarnya juga ikut terendam banjir. Saat ini rumah di sekitarnya sudah ditinggal pemiliknya karena mencari tempat yang aman.

Dari data BPBD hingga Rabu (26/11) sore, dari 11 kecamatan yang ada, 10 kecamatan di antaranya terdampak banjir dan longsor.

Pemkab Pasaman bersama instansi terkait lainnya terus memberikan bantuan dan pertolongan bagi warga terdampak banjir dan longsor.

Saat ini, pemerintah setempat telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk satu pekan ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...
Olahraga
Daftar 18 Pemain Voli Putra...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.