Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

4 Cara Mengurangi Konsumsi Garam Tanpa Kehilangan Rasa

📅 Kamis, 27 Nov 2025, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis

Rempah-rempah dan herbal juga merangsang indra penciuman dan meningkatkan rasa tanpa garam, kata Danielle Reed, kepala ilmuwan di Monell Chemical Senses Center. Jadi, isi wadah garam dengan rempah-rempah favorit Anda – atau setidaknya campurkan sedikit dengan garam– sehingga setiap taburan mengurangi asupan natrium Anda tanpa mengurangi rasa.

Untuk hidangan pembuka yang mudah, cobalah jintan untuk rasa hangat dan pedas; paprika asap untuk rasa panggang yang mendalam; dan basil untuk rasa manis dan pedas. Dan lain kali jika berada di toko swalayan, sempatkanlah ke rak bumbu dan belilah beberapa herbal dan rempah yang belum pernah Anda coba.

Hati-hati Bom Natrium

Meskipun Anda dapat mengurangi garam dapur saat memasak, sekitar 70 persen natrium yang Anda konsumsi berasal dari makanan kemasan, olahan, atau restoran.

Makanan beku, sup, daging olahan, dan makanan ultra-olahan lainnya adalah beberapa bom natrium yang paling jelas, kata Dr. Pepino. Namun, roti – roti gulung, roti bun, dan bagel – adalah pendorong terbesar konsumsi natrium, bukan karena setiap sajiannya sangat asin, tetapi karena orang Amerika makannya sangat banyak.

Bagi sebagian keluarga, makanan ultra-olahan terlalu praktis, terjangkau, atau lezat untuk dihentikan. Namun, Anda masih dapat menjinakkan bom natrium ini dengan membandingkan label nutrisi dan memilih produk dengan kandungan natrium paling rendah per sajiannya – misalnya, memilih kecap atau kaldu ayam rendah sodium.

Anda juga bisa membilas sayuran atau kacang kalengan untuk menghilangkan sisa garam, kata Dr. Stacey Rosen, presiden American Heart Association, dan gunakan perbandingan 50-50 untuk hal-hal lain, seperti mencampur sup biasa dengan sup rendah garam.

Selain itu, pertimbangkan untuk mengurangi makan di luar atau setidaknya memesan makanan dengan lebih bijak. Misalnya, banyak bumbu seperti saus tomat, salsa, dan saus teriyaki, rasanya cukup asin, jadi pesanlah sebagai pelengkap. Anda juga bisa meminta sedikit rasa asam untuk menyegarkan rasa, kata Dr. Frieden, seperti lemon sebagai pengganti saus salad, atau cuka sebagai pengganti kecap.

Semua jaringan restoran besar wajib menyediakan informasi nilai gizi jika diminta, jadi gunakan informasi tersebut untuk memandu pesanan Anda. Restoran independen mungkin juga memiliki informasi ini; apa pun pilihannya, tanyakan kepada pelayan restoran tentang pilihan rendah garam atau apakah bagian dapur bisa mengurangi garam pada makanan Anda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.