Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Empat Orang Tewas dalam Kebakaran Hebat Komplek Apartemen di Hong Kong

📅 Rabu, 26 Nov 2025, 19:22 WIB | Oleh:
Empat Orang Tewas dalam Kebakaran Hebat Komplek Apartemen di Hong Kong Doc: Istimewa
Ket. Beberapa orang dilaporkan terjebak di dalam menara yang terbakar saat petugas pemadam kebakaran mengatasi kebakaran besar di distrik Tai Po

HONG KONG - Empat orang tewas setelah kebakaran hebat melanda beberapa menara tinggi kompleks perumahan di distrik Tai Po, utara Hong Kong, dengan asap tebal berwarna abu-abu mengepul saat layanan darurat menangani kebakaran tersebut, Rabu (26/11).

Dari The Guardian, polisi mengatakan beberapa orang masih terjebak di dalam menara yang terbakar, lembaga penyiaran publik RTHK melaporkan, sementara dua orang berada dalam kondisi kritis dengan luka bakar parah.

Beberapa petugas pemadam kebakaran terluka saat berusaha memadamkan api yang membakar gedung setinggi 31 lantai tersebut. Orang-orang berkumpul di jembatan gantung di dekatnya saat asap mengepul dari gedung-gedung, beberapa di antaranya dilapisi perancah bambu.

Puluhan mobil pemadam kebakaran dan ambulans berjejer di jalan di bawahnya, kata para saksi mata. Dinas pemadam kebakaran mengatakan kepada Reuters bahwa mereka belum memiliki data pasti mengenai jumlah orang yang mungkin masih berada di dalam. Video dari lokasi kejadian menunjukkan petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah api dari atas truk tangga.

Dinas pemadam kebakaran menyatakan telah menerima laporan pada pukul 14.51 (06.51 GMT) bahwa kebakaran telah terjadi di Wang Fuk Court di Tai Po. Alarm kebakaran ditingkatkan menjadi alarm No. 4, tingkat tertinggi kedua, pada pukul 15.34.

Wang Fuk Court adalah kompleks perumahan yang terdiri dari delapan blok, menyediakan sekitar 2.000 unit hunian.

Departemen transportasi Hong Kong mengatakan bahwa karena kebakaran tersebut, seluruh bagian Jalan Tai Po, salah satu dari dua jalan raya utama Hong Kong, telah ditutup dan bus-bus dialihkan.

Tai Po adalah daerah pinggiran kota di Wilayah Baru, di bagian utara Hong Kong dan dekat perbatasan dengan kota Shenzhen di daratan Cina.

Perancah bambu merupakan pemandangan umum di Hong Kong pada proyek konstruksi dan renovasi bangunan, meskipun pemerintah mengatakan awal tahun ini bahwa mereka akan mulai menghapusnya secara bertahap untuk proyek-proyek publik karena masalah keselamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.