Verstappen Hidupkan Peluang Pertahankan Gelar F1 Usai McLaren Didiskualifikasi
Senin, 24 Nov 2025, 09:09 WIBLAS VEGAS, AMERIKA SERIKAT â Max Verstappen tampil dominan di Grand Prix Las Vegas, Minggu (23/11, sekaligus memanfaatkan situasi dramatis setelah dua pembalap McLaren, pemuncak klasemen Lando Norris dan Oscar Piastri, didiskualifikasi akibat pelanggaran teknis.
Norris sebenarnya finis di posisi kedua dan Piastri di urutan keempat. Namun, pemeriksaan pasca-balapan menemukan skid block pada kedua mobil McLaren tidak memenuhi ketentuan minimum. Keputusan itu mengubah peta perburuan gelar dengan hanya dua seri tersisa.
Kini, empat kali juara bertahan Verstappen menyamai perolehan poin Piastri dan hanya tertinggal 24 angka dari Norris. Kans pembalap Belanda itu untuk mempertahankan gelar kelima beruntun tetap bergantung pada kesalahan lain dari Norris atau tim McLaren.
Dengan maksimal 58 poin tersisa dari dua seri terakhir, termasuk sprint di Qatar pekan depan, Norris hanya membutuhkan dua poin lebih banyak dari masing-masing rivalnya untuk mengunci gelar pertamanya.
Balapan di bawah gemerlap lampu Las Vegas berlangsung dalam kondisi dingin namun kering, berbeda jauh dari sesi kualifikasi yang kacau akibat hujan deras. Verstappen langsung mengambil alih kepemimpinan setelah memanfaatkan kesalahan Norris di tikungan pertama.
Sejak itu, ia mengendalikan penuh jalannya balapan dan meraih kemenangan Grand Prix ke-69 dalam kariernya, unggul lebih dari 20 detik. Verstappen menyebut strategi ban Red Bull sebagai kunci.
âBiasanya balapan sulit untuk kami karena manajemen ban, tapi hari ini semuanya lebih terkendali dan saya bisa menekan lebih jauh,â ujarnya. âKami punya kecepatan lebih, bisa bertahan lebih lama di lintasan, dan membagi balapan menjadi dua stint jelas sangat membantu.â
Norris, yang datang ke Vegas dengan kepercayaan diri usai menang beruntun di Meksiko dan Sao Paulo, mencoba menutup jalur Verstappen sejak start. Namun manuver itu gagal total.
âSaya membuat kesalahan di tikungan pertama,â kata Norris. âAnda harus agresif, tapi saya terlalu agresif dan itu merugikan saya.â
Ia sempat terlempar ke posisi ketiga setelah disalip George Russell. Piastri juga mengalami start sulit setelah bersenggolan dengan Liam Lawson.
Pembalap Australia itu datang ke Las Vegas dengan beban besar setelah keunggulan 34 poinnya sejak menang di Belanda pada Agustus menguap dalam beberapa balapan. Kekalahan kali ini, ditambah diskualifikasi, membuat misinya mengejar Norris kian berat.
âSaya ingin menutup musim dengan hasil positif, tapi gambaran kejuaraan kini apa adanya,â kata Piastri.
McLaren bukan tim pertama yang terjerat aturan skid block, komponen yang dirancang untuk mencegah mobil melaju terlalu rendah demi mendapatkan kecepatan lebih. George Russell pernah didiskualifikasi di Belgia musim lalu, sementara Lewis Hamilton dua kali mendapat penalti serupa.
Pada tahun 2023, Hamilton, saat itu bersama Mercedes, didiskualifikasi di Grand Prix AS bersama Charles Leclerc. Musim ini, setelah pindah ke Ferrari, ia kembali terkena masalah serupa di GP China pada bulan Maret.
Dengan diskualifikasi Norris dan Piastri, hasil akhir Las Vegas pun berubah: Russell naik ke posisi kedua, sementara rekan setimnya, Kimi Antonelli, ikut terdongkrak ke podium ketiga. Red Bull tersenyum lebar, sementara McLaren menghadapi pukulan berat dalam momen paling krusial musim ini.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Polda Bali Kerahkan 1.200 Personel Amankan Malam Pengerupukan di Denpasar
-
Real Sociedad Hancur Lebur, Villarreal Menggila di Estadio de la Ceramica
-
Lestari Moerdijat: Peningkatkan Literasi Anak Bangsa Harus Konsisten
-
Kepala Bulog Gorontalo: Stok Beras Aman Hingga Tujuh Bulan
-
Hentikan Segala Bentuk Perpecahan di Media Sosial
-
iPhone 19e Miliki Layar ProMotion?Tunggu Kabarnya dari Apple
-
Antonelli Tak Terbendung, Juara di GP Jepang dan Pimpin Klasemen F1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.