Langkah Serena Williams Terhenti di Turnamen Queen’s, Mundur karena Cedera Pasangan Ganda

Jumat, 12 Jun 2026, 00:05 WIB

LONDON, INGGRIS — Langkah comeback legenda tenis dunia Serena Williams di turnamen Queen’s Club berakhir lebih cepat dari perkiraan. Petualangan juara Grand Slam 23 kali itu terhenti pada hari Kamis (11/6) setelah rekannya di nomor ganda, Victoria Mboko, mengundurkan diri akibat cedera.

Williams sebelumnya membuat kejutan besar dengan kembali tampil di lapangan tenis setelah hampir empat tahun pensiun. Petenis Amerika Serikat itu menjalani pertandingan kompetitif pertamanya sejak 2022 pada Selasa, berpasangan dengan Mboko di nomor ganda.

Ket. Foto: Serena Williams. — Sumber: AFP

Keduanya langsung mencuri perhatian setelah mengalahkan pasangan Nicole Melichar-Martinez dan Erin Routliffe dalam dua set langsung pada babak pertama turnamen lapangan rumput di London barat tersebut.

Namun, rencana mereka untuk melanjutkan perjalanan ke perempat final menghadapi pasangan Leylah Fernandez dan Laura Siegemund harus batal.

Mboko terpaksa menarik diri hanya beberapa jam sebelum pertandingan setelah gagal pulih dari cedera lutut kiri yang dialaminya saat tampil di nomor tunggal melawan Karolina Pliskova pada Rabu.

Petenis Kanada berusia 19 tahun yang kini berada di peringkat sembilan dunia itu mengalami cedera setelah terpeleset di lapangan. Ia tidak mampu menyelesaikan pertandingan dan terlihat sangat terpukul.

“Saat ini tidak ada kestabilan,” ujar Mboko kepada tim medis setelah insiden tersebut.

Demi mencegah cedera semakin parah, Mboko memilih tidak mengambil risiko bermain di nomor ganda bersama Serena Williams.

Keputusan itu membuat Williams harus menunggu kesempatan berikutnya untuk melanjutkan comeback-nya. Ia dijadwalkan tampil di nomor ganda pada turnamen Berlin Open pekan depan bersama Karolina Muchova.

Meski kembali setelah masa pensiun panjang, Williams belum memastikan apakah ia akan tampil di nomor tunggal dalam rangkaian comeback-nya.

Petenis berusia 43 tahun itu juga masih mempertimbangkan kemungkinan tampil di Wimbledon Championships. Ia membutuhkan fasilitas wildcard karena peringkatnya saat ini tidak cukup untuk masuk secara otomatis.

Williams memiliki sejarah luar biasa di turnamen lapangan rumput tersebut. Ia tujuh kali menjadi juara tunggal putri Wimbledon dan enam kali mengangkat trofi ganda bersama kakaknya, Venus Williams.

“Mereka sangat baik dengan memberikan ruang dan waktu bagi saya untuk memutuskan,” kata Serena mengenai peluang tampil di Wimbledon.

CEO Wimbledon, Sally Bolton, mengakui kehadiran kembali Serena telah membawa energi besar bagi dunia tenis.

“Kita semua bisa melihat betapa besar kegembiraan yang tercipta ketika Serena kembali bermain, terutama di lapangan rumput. Bayangkan jika itu terjadi di Wimbledon,” ujar Bolton.

Menurutnya, keputusan mengenai wildcard akan diumumkan pekan depan.

Kembalinya Serena Williams menjadi salah satu momen paling dinantikan dunia olahraga. Pertandingan pertamanya setelah 1.375 hari sejak terakhir kali kalah dari Ajla Tomljanovic pada US Open 2022 langsung menyedot perhatian global.

Serena mengungkapkan bahwa keinginannya kembali bermain muncul karena ingin tampil di depan dua putrinya, Olympia dan Adira, yang hadir langsung menyaksikan kemenangan sang ibu.

Sempat muncul pertanyaan apakah keputusan comeback tersebut merupakan langkah yang tepat. Namun, di Queen’s Club, Williams membuktikan dirinya masih memiliki kemampuan kelas dunia.

Servis keras khasnya dan pukulan groundstroke agresif kembali terlihat, membuat penonton yang memenuhi tribun terpesona.

Meski menang pada laga pertama, Serena mengaku penampilannya belum sempurna.

“Oh Tuhan! Menurut Anda bagaimana? Nilainya C minus?” candanya ketika diminta menilai performanya.

“Dengan mempertimbangkan saya kembali bermain di lapangan rumput setelah empat tahun, ini bukan permukaan yang mudah. Secara keseluruhan saya pikir cukup baik,” ujar Williams.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.