Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Semua Unsur Tanggap Bencana Harus Mampu Mengidentifikasi Bencana

📅 Senin, 24 Nov 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Semua Unsur Tanggap Bencana Harus Mampu Mengidentifikasi Bencana Doc: Antara
Ket. Bupati Bantul Abdul Halim Muslih pada Apel Kesiapsiagaan Bencana di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bantul - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan semua unsur tanggap bencana mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga komunitas relawan di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, harus mampu mengidentifikasi bencana dan meningkatkan peringatan dini.

"Dengan demikian, dapat meminimalisir faktor-faktor risiko yang dapat menimbulkan bencana, serta memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam penanggulangan bencana," kata Bupati Halim di Kabupaten Bantul, Senin.

Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana, Pemkab Bantul telah menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana, menindaklanjuti Surat Edaran Mendagri tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi, juga bentuk kesadaran Bantul sebagai wilayah dengan banyak potensi bencana.

"Kita juga harus cerdas dan inovatif dalam membangun dan menciptakan budaya keselamatan dan ketahanan di semua tingkatan," katanya.

Bupati Halim menyoroti paradigma baru tentang penanggulangan bencana di depan seluruh unsur tanggap bencana, paradigma tersebut merupakan upaya untuk memastikan bahwa pengurangan risiko atau mitigasi bencana merupakan prioritas yang tak bisa ditawar.

"Dari yang bersifat responsif menjadi preventif, dari yang bersifat sektoral menjadi multisektoral, dari yang bersifat inisiatif pemerintah, menjadi tanggung jawab bersama," katanya.

Bupati Halim juga menekankan semua pihak dan unsur tanggap bencana di Bantul senantiasa awas dan bersiaga terhadap kemungkinan-kemungkinan bencana yang akan terjadi.

"Seperti yang baru saja terjadi, ada kejadian longsor di Imogiri dan Dlingo. Maka kami tetapkan masa tanggap darurat bencana sejak 21 November sampai 5 Desember 2025. Kalau nanti ternyata dalam waktu 14 hari tersebut dirasa belum cukup, kita perpanjang lagi," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amirudin mengatakan, dalam apel Kesiapsiagaan Bencana yang digelar pada Minggu (23/11), para relawan juga melaksanakan uji ketangkasan.

Dengan demikian, kata dia, tidak hanya peralatan kebencanaan saja yang berfungsi dengan baik, namun teknis dan operasional di lapangan dari para relawan juga dapat dilakukan dengan baik.

"Pada apel Kesiapsiagaan Bencana tersebut kita pastikan alat-alat kita ready, layak pakai. Ada uji ketangkasan untuk relawan juga karena biar bagaimana pun, teknis di lapangan ada di tangan mereka. Alat siap, SDM (sumber daya manusia) juga siap," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.