Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pendakian Bukit Kaba di Rejang Lebong Masih Ditutup

27 Minggu, 23 Nov 2025, 16:18 WIB | Oleh:
Pendakian Bukit Kaba di Rejang Lebong Masih Ditutup Pendakian Bukit Kaba di Rejang Lebong Masih Ditutup Doc: ANTARA/HO-Pokdarwis Sumber Urip
Ket. Anggota Pokdarwis Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu belum lama ini melakukan evakuasi pendaki Gunung Api Bukit Kaba yang kelelahan.

Rejang Lebong, Bengkulu -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu melakukan penutupan sementara aktivitas pendakian Gunung Api Bukit Kaba di wilayah Kabupaten Rejang Lebong terhitung 18 hingga 30 November 2025.

"Sehubungan dengan kondisi cuaca ekstrem di kawasan Taman Wisata Alam Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, maka dilakukan penghentian atau penutupan sementara kegiatan terkait wisata alam di wilayah tersebut," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Said Jauhari saat dihubungi di Rejang Lebong, Jumat.

Dia menjelaskan penutupan sementara TWA Bukit Kaba ini dilakukan melalui pintu masuk Bukit Hitam, Desa Air Sempiang, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang dan pintu Masuk Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong.

Adanya penutupan sementara aktivitas di TWA Bukit Kaba, kata dia, selain telah diberitahukan kepada Pokdarwis Sumber Urip dan Air Sempiang, juga ditembuskan kepada kepala daerah, seperti Wali Kota Bengkulu, Bupati Rejang Lebong dan Bupati Kepahiang.

Kemudian, Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, BMKG Provinsi Bengkulu dan Basarnas Bengkulu serta BPBD Bengkulu.

Dia mengimbau semua pihak agar mematuhi dan tidak melakukan aktivitas pendakian TWA Bukit Kaba selama penutupan sementara yang dilakukan pihaknya guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Bukit Kaba Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang Yulian Adi Pratama menyatakan penutupan TWA Bukit Kaba ini dilakukan untuk semua aktivitas pendakian, baik yang bermalam atau hanya hiking saja.

Selama proses penutupan, Pokdarwis akan melakukan pemantauan dan pengecekan jalur pendakian, karena tidak menutup kemungkinan ada pohon yang roboh dan menutup jalur pendakian, sehingga harus disingkirkan agar tidak mengganggu kegiatan pendakian saat dibuka kembali.

Menurut dia, sebelum adanya penutupan jalur pendakian Bukit Kaba, pihaknya telah melakukan evakuasi kepada dua orang pendaki. Namun, evakuasi yang mereka lakukan bukan karena faktor cuaca, tetapi karena pengunjungnya terjatuh, kemudian satu lagi karena kelelahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Advertisement
Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

Air Mata di Balik Jersey Merah Putih! Film Dokumen Perjuangan Timnas Indonesia "The Longest Wait" Siap Guncang Bioskop!

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.